LENSAINDONESIA.COM: Pengaruh perjudian memang tak memandang kalangan pelajar maupun non pelajar. Buktinya, seorang mahasiswa aktif Universitas Surabaya (UBAYA) telah menjadi korban judi. Akibat perlakuannya, kini lelaki 23 tahun dengan nama samaran BP terpaksa harus mendekam di tahahan Polrestabes Surabaya.

Selidik punya selidik, BP tertangkap tangan polisi karena telah menjadi pengecer judi bola dalam perhelatan Euro 2012. Tak hanya satu, selain BP, polisi juga membekuk satu orang mahasiswa yang berprofesi sama seperti BP.

Hasil dari judi tersebut lumayan besar. Bayangkan saja, dalam sekali pertandingan keuntungan yang bisa didapat mencapai lebih dari Rp 5 juta. Jadi jika dikalikan selama perhelatan berlangsung dari beberapa negara, berapa omset yang didapat mereka? Tentu saja jumlahnya bisa mencapai ratusan juta.

Kabag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Suparti di temui LI.com, mengatakan masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku. “Polisi kini masih melakukan pengejaran terhadap Tommy yang berprofesi sebagai pengepul,” terang Suparti, Senin (2/7).

Dari penangkapan yang dilakukan, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa ponsel, buku tabungan, rekapan judi bola, laptop, dan uang tunai sebesar Rp 300 ribu.@dhimas