LENSAINDONESIA.COM: Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengemukakan bahwa masyarakat harus disiapkan menghadapi pendirian Pabrik Gula Glenmore.

“Hal ini karena pendirian suatu industri akan membawa pengaruh pada struktur sosial masyarakat. Untuk itu Pemkab Banyuwangi telah menyiapkan sejumlah langkah terkait pendirian Pabrik Gula Glenmore ini,” kata Bupati saat rapat kerja antara Pemkab Banyuwangi dengan PTPN XI dan PTPN XII di Pendopo, Sabtu.

Ia mengemukakan bahwa langkah tersebut antara lain mengedukasi dan menyosialisasikan kepada masyarakat sejak dini mengenai adanya pabrik tersebut.

Menurut Anas, pada kerja tersebut pihaknya mengundang para camat dan kepala desa agar mereka menyosialisasikan kepada warganya. Selain itu mereka juga diminta memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang potensi keberadaan PG.

“Kami ingin dari awal masyarakat disiapkan. Maka hari ini kami undang camat, kades untuk menyiapkan rakyat kami supaya siap menghadapi dibangunnya pabrik ini. Salah satunya rakyat diedukasi agar memanfaatkan tanah-tanah telantar untuk ditanami tebu,” ujarnya.

Bupati mengaku yakin rakyat akan lebih makmur dengan pendirian pabrik ini, apalagi sudah ada jaminan rendemen 10 persen.

Selanjutnya, kata dia, masyarakat juga akan disiapkan dari sisi kelembagaan dengan cara membentuk dan membina kelompok dan koperasi petani tebu.

“Saat dibangun PG nanti, masyarakat siap dari sisi kelembagaan, misalnya dalam bentuk koperasi. Diharapkan nantinya tidak ada hambatan dari sisi permodalan,” katanya.

Selain itu pemerintah daerah juga menyiapkan infrastruktur jalan. Selama ini banyak masyarakat yang mengeluhkan penggunaan jalan oleh truk tebu. Truk-truk tersebut membuat jalan rusak karena tidak sesuai dengan kelas jalan.

“Kami sedang konsolidasi bagaimana menyiapkan infrastruktur yang nantinya banyak dilalui truk tebu. Rencananya akan bekerja sama dengan PTPN melalui program CSR,” ujarnya.*LI-13/ant