LENSAINDONESIA.COM: Meski sadar standardisasi penting, harmonisasi penerapan prakteknya hingga kini masih menuai banyak kendala. Padahal integrasi ke Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2015 sudah semakin dekat, karena itu persiapannya harus dilakukan mulai sekarang.

Chairman DEVCO ISO Bambang Setiadi mengatakan sebenarnya keinginan untuk mengimplementasikan standarisasi di ASEAN sudah mulai berjalan dengan adanya proposal untuk nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Namun demikian karena “egoisme” dari masing-masing negara implementasinya masih terus menjadi kendala hingga kini. Padahal harapannya harmonisasi standarisasi di tingkat regional ini bisa dilanjutkan dan diselaraskan dengan standarisasi secara Internasional.

“Banyak negara yang masih menunda-nunda terjadinya harmonisasi standarisasi ini, dengan berbagai alasan, termasuk melindungi produk domestiknya dari produk luar negeri,” katanya saat bincang-bincang dengan wartawan usai menerima kunjungan Sekeretaris Jenderal ISO, Rob Steele di Jakarta, Senin (16/7/12).

Terkait integrasi penerapan standar tersebut, Mantan Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN) ini mengatakan pihaknya berharap ISO dapat memberikan sosialisasi kepada negara-negara di ASEAN untuk dapat merevitalisasi harmonisasi standarisasi produk tersebut.

“Memang terkadang terbentur dengan keharusan merubah undang-undang, namun pemberian pengertian kepada regulator betapa pentingnya standarisasi terhadap pertumbuhan perdagangan di masing-masing negara,” ujarnya.

Sementara Sekeretaris Jenderal ISO, Rob Steele mengatakan, dengan adanya harmonisasi standarisasi antar negara dipercaya dapat meningkatkan minimal 1 persen Produk Domestik Bruto (PDB).

“Tentu saja transaksi perdagangan antar negara dapat meningkat, baik volume maupun nilainya,” katanya pungkasnya.

Hingga kini, Indonesia sudah menerapkan standarisasi dalam 12 sektor yaitu electronic, pharmaceutical, cosmetik, wood base, ruber foot base, medical devise, tradisional medicine, otomotif, construction and building. @hidayat