LENSAINDONESIA.COM: Kurang 5 bulan mengakhiri jabatan Bupati Pamekasan, namun masih ada pelaksanaan mutasi pejabat. Kali ini ada 129 pejabat Eselon II, III dan IV yang diputar. Sedangkan jabatan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) yang dulu dikenal dengan akronim Sekda, tetap diisi oleh pejabat Plh (pelaksana harian).

Padahal, pejabat Sekkab sudah 2 kali diisi oleh pejabat PLh (pelaksana harian) sejak 2,5 tahun ditinggalkan dr Djamaluddin Karim. Padahal, jabatan sekkab sangat strategis mengingat posisinya sebagai Ketua Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan), Ketua BTD (Badan Transportasi Daerah), dan Ketua Tim Anggaran eksekutif.

Namun, gerbong mutasi pejabat eselon II, III dan IV di Pendopo Ronggosukowati, Rabu (1/8/2012) itu, tetap saja mengosongkan pejabat definitif Sekkab Pamekasan. Pelantikan pejabat yang dipimpin langsung Bupati Khalilurrahman itu, ada yang pejabat yang promosi dan naik eselon, adapula yang digeser eselon dan saling tukar tempat.

“Mutasi kali ini adalah mutasi terakhir di era saya menjabat bupati. Kecuali ada hal yang genting dan mendesak, maka saya boleh melakukan mutasi lagi,” kata Bupati Khalilurrahman.

Yang tukar kursi tercatat Willy Agusta yang sebelumnya jadi Kepala Satpol PP bertukar kursi dengan Masrukin sebagai Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum. Kedua pejabat eselon III itu satu angkatan di STPDN dan IIP.

Tukar kursi yang lain dialami oleh Kadin Koperasi dan UKM, Muhamad Zakir mengisi kursi Kadinsosnakertrans yang ditinggalkan Herman Priyanto.

Pejabat yang dapat promosi, yakni, Kepala Bagian Adsministrasi Perekonomian eselon II jadi Asisten Administrasi Umum Sekretaris
Daerah Pamekasan. @Arief