LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Tengah, H Bibit Waluyo, meminta masyarakat Jawa Tengah agar tidak panik terhadap stok kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadhan dan Lebaran. Sebab, pemerintah provinsi Jawa Tengah telah melakukan pemantauan terhadap semua stok kebutuhan yang ada.

Hal itu diungkapan Gubernur Jateng H Bibit Waluyo saat membuka pasar murah yang diselengarakan di kantor Disperindag, Jl Pahlawan, Semarang, Jateng, Rabu (1/8/2012). Menurutnya, dengan digelarnya pasar murah Disperindag Jawa Tengah pada 1-3 Agustus, diharapkan dapat membantu masyarakat tidak mampu dalam mencukupi kebutuhannya di bulan puasa dan lebaran nantinya.

Bibit menambahkan, untuk kedepannya diharapkan sejumlah SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) provinsi Jawa tengah menggelar event yang sama, untuk bisa meringankan beban masyarakat.

Dalam pasar murah yang diselenggarakan Disperindag Jawa Tengah tampak beberapa gerai menyediakan berbagai macam kebutuhan pokok masyarakat, baik sembako ataupun kebutuhan lebaran lainnya. Beberapa gerai sembako beras, gula pasir dan minyak goreng, terigu, telur banyak dikerumuni masyarakat. Maklum harga yang ditawarkan lebih murah dari pasaran umum.

Antusiasme masyarakat tampak saat mendatangi pasar murah sehingga menyebabkan sebagian ruas Jl Pahlawan, macet dipadati parkir kendaraan bermotor.

Raharjo bersama istri, salah satu pengunjung gerai sembako mengatakan membeli beberapa paket kebutuhan sembako untuk kebutuhan ramadhan dan lebaran. “Yang dijual disini per paket sembako seharga Rp 85 ribu rupiah dan mendapatkan potongan Rp 30 ribu rupiah, dengan paket beras, gula pasir, dan minyak goreng,” ungkapnya. @nur