Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
DKI

AS Hikam Geleng Kepala Lihat Kelakukan Amien Rais 

LENSAINDONESIA.COM: Kritik Amien Rais predikat satu Walikota terbaik dunia yang disandang Joko Widodo dipertanyakan pengamat politik President University, AS Hikam.

Mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengatakan, pernyataan bekas Ketua MPR itu tidak memiliki dasar.

“Menurut Mas Amien Rais julukan itu menyesatkan dan malah seharusnya Jokowi dianggap Walikota gagal. Alasannya, di Solo masih banyak wilayah kumuh, tidak seperti di luar negeri seperti AS, Eropa dan Timur Tengah (Timteng). Yang disayangkan
Mas Amin Rais tidak menunjuk dengan jelas kota-kota mana yang dimaksud,” kata Hikam dalam situs jejaringnya, Kamis (23/8/2012) kemarin.

Sebab, sambung Hikam, setahu dirinya kota-kota besar di luar negeri seperti New York, London, Lebanon, Kairo, Damaskus pun penuh dengan slums atau kumuh dengan tingkat kriminalitas yang puluhan kali lebih mengerikan dari Solo.

“Saya cuma bisa geleng-geleng kepala saja membaca statemen Mas Amien Rais,” katanya menyayangkan.

Diketahui, saat halal bihalal keluarga besar Amien Rais di Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (21/8) lalu, pendiri
dan sesepuh Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai, selama Jokowi memimpin Kota Solo, angka kemiskinan di kota ini naik cukup tajam. Kondisi ini menunjukkan bahwa Jokowi tidak mampu mengatasi kemiskinan di sana. Malah sebaliknya, angka kemiskinan semakin meningkat.

“Saya bangga bila ada orang Solo bisa memimpin Jakarta. Tapi selama memimpin Solo, justru angka kemiskinan di kota Solo semakin meningkat. Bagaimana memimpin Jakarta yang angkanya lima hingga enam kali lebih tinggi dibandingkan Solo? Jadi, predikat salah satu Wali Kota terbaik di dunia terlalu berlebihan dan menyesatkan,” jelas Amien Rais.

Keraguan lain yang diungkapkan Amien adalah dibandingkan kota-kota lainnya di Benua Amerika, Eropa, Asia, Kota Solo masih banyak daerah kumuh. Selain itu tingkat kedisplinan, ketertiban dan kepatuhan berlalu lintas sangat rendah.

Baca Juga:  Imigrasi Tanjung Perak gelar operasi pengawasan orang asing

“Saya sudah berkeliling ke negara-negara Amerika, Eropa, Asia dan Timur Tengah, di sana jauh lebih indah, lebih tertib dan lebih disiplin serta tidak ada daerah kumuhnya. Sedangkan Solo, banyak daerah kumuhnya. Gilingan, Nusukan, Ngemplak, itu daerah kumuh dan gagal dientaskan Jokowi,” paparnya.

Sehingga dengan dasar itu, Amien Rais meminta warga Jakarta untuk cerdas memilih. Amien juga meminta kepada warga Jakarta untuk membedah sebelum memilih mana keberhasilan dan mana kegagalan keduannya dalam memimpin daerah.@ari