Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.  
EKONOMI & BISNIS

UKM Jatim Terus Lakukan Terobosan untuk Bersaing dengan Produk Luar Negeri 

LENSAINDONESIA.COM: Usaha Kecil Menegah (UKM) Jawa Timur terus melakukan terobosan baru pada akhir 2012 yakni melakukan perbaikan kinerjanya untuk bersaing  dengan produk luar negari.

Forum Daerah (Forda) UKM Jatim memperkirakan pada akhir tahun ini produk UKM Jatim akan mengalami lonjakan sebasar 10 persen.

“Kami yakin akhir tahun ini produk UKM Jatim akan mengalami kenaikan mencapai 10 persen. Dengan lonjakan tersebut produk UKM Jatim akan bisa menyaingi produk impor, karena beberapa produk UKM dijatim masih bisa diunggulakan terutama Handycraff (kerajinan) dan beberapa produk lainnya,” ujar Ketua Umum Forda UKM Jatim, Nur Cahyudi, saat dikonfirmasi, Sabtu (8/9/2012).

Lebih lanjut Nur mengatakan, jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 240 juta jiwa akan menjadi potensi besar lingkup pasar dunia. Sementara saat ini perekonomian dunia mulai nampak lesu.

Untuk memperkuat produk dalam negeri, UKM terus melakukan gebrakan besar yakni melakukan memperbanyak produksi barang yang murah dengan kualitas terbaik.

“Dengan kondisi ekonomi dunia sedang lesu, produk dalam negeri kita  harus lebih kuat lagi. Apalagi saat ini, produk luar negeri sudah banyak yang masuk ke pasar Indonesia. Sebab pasar dunia turun akibat krisis dan tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ungkapnya.

Memperkuat produk UKM untuk bersaing produk luar tentunya mendapatkan penuh dari pemerintah. Saat ini, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan juga sangat diperlukan, seperti pemberlakuan tarif barier, Standar Nasional Indonesia ( SNI), dan serta merta melakukan pengetatan pengawasan dan lain sebagainya.

“Peran pemerintah untuk melindungi pasar dalam negeri juga sudah cukup maksimal. Dengan peran pemerintah ini kami sangat optimis pada akhir tahun nanti konstribusi UKM terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim juga akan mengalami kenaikan sebesar 10 persen dari tahun 2011 yang mencapai 52 persen atausebesar Rp 400 triliun dari total PDRB Jatim 2011 sebesar 845 triliun,” tandasnya.

Baca Juga:  Gelar aksi damai, mitra pengemudi minta kantor Gojek Semarang dibuka lagi

Sementara Kepala Bagian Program Khusus PKP/PKBL PT Jamsostek Kanwil VI Firman Ardi mengatakan, saat ini pihaknya mencatat penyaluran program kemitraan pengkatan UKM mencapai 10 miliar hingga bulan Agustus 2012.

“PT Jamsostek Kanwil VI Jatim sudah memberi bantuan 156 mitra usaha untuk peningkatan produksi UKM Jatim,” ujar Firman.@Panjichuby_666