LENSAINDONESIA.COM: Peluang bagi warga masyarakat khususnya di Kabupaten Mojokerto untuk menduduki kursi wakil rakyat semakin terbuka lebar.   Karena ada penambahan jatah kursi di dewan dari 45 menjadi 50 kursi.

Sesuai Data Agregat Kependudukan (DAK) yang masuk di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, akan ada penambahan 5 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto dalam Pileg 2014 nanti.

Selain ada penambahan jumlah kursi di dewan maka juga akan ada penambahan jumlah daerah pemilih (Dapil).

Ketua KPUD Kabupaten Mojokerto, Ayuhanafiq mengatakan jumlah penambahan kursi tersebut disesuaikan dengan jumlah pemilih, letak geografis dan penyebaran penduduk.

Tentu saja data tersebut diambil dari data terbaru daerah yang dikirim ke KPU pusat.

“Ketentuan jumlah kursi dewan berdasarkan perhitungan dan aturan yang telah ditetapkan,” Ayuhanafiq, Rabu (19/09).

Menurutnya, dengan penambahan jumlah wakil rakyat itu maka secara otomatis juga ada penambahan dapil di daerah.

Beberapa opsi untuk penambahan dapil di daerah maka untuk Kabupaten Mojokerto bisa tetap 5 dapil atau penambahan 7 hingga 8 dapil.

“Jika ada penambahan dua dapil maka bisa jadi dibagi satu untuk utara sungai dan yang satu lagi untuk selatan,” paparnya.

Ketentuan soal penambahan dewan bisa dilihat Desember mendatang.

Karena KPU Pusat akan mengumumkan DAK itu pada akhir tahun ini.” Setelah diketahui jumlah dewan dan dapil di setiap daerah maka KPU menyiapkan tahapan pemilihan umum,” jelasnya.

Disinggung masalah kesiapan pileg di daerah, Yuhan, sapaan akrabnya, menjelaskan hingga kini hanya 11 Parpol saja yang sudah menyetorkan KTA.

Sesuai jadwal maka pihak KPUD memberikan batas akhir tanggal 29 September 2012. Sementara Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Mojokerto, Kusairin, mengatakan sesuai UU Pemilu No 8 Tahun 2011, tentang Pemilu dan Penambahan Jumlah.

Pemilih dan dewan sudah diatur dalam undang undang itu. Dari data terkini jumlah penduduk di Kabupaten Mojokerto sudah mencapai 1, 174.000.

“Bagi kami penambahan kursi akan memberi peluang untuk memenangkan pemilu nanti. Sesuai undang undang itu maka dibanding jumlah penduduk maka dalam setiap Kecamatan minimal ada 2 perebutan kursi dewan atau bisa lebih,” tegas politisi dari PPP itu. @wind