LENSAINDONESIA.COM: Tragedi kemanusian melalui agresi militer Israel di Jalur Gaza tak mampu memaksa Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi untuk menyelesaikan krisis di Gaza. Alih-alih menyalahkan Israel, PBB hanya menggelar sidang tak berguna.

Ketidakberdayaan PBB ini karena kuatnya dominasi Amerika Serikat (AS) yang membungkam PBB untuk menyudutkan Israel dalam tragedi Gaza. Susan Rice, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB terang-terangan mengancam akan menghalangi segala bentuk keputusan Dewan Keamanan untuk mengecam kebrutalan Israel di Gaza.

Khaled Meshall, Ketua Biro Politik Hamas, dilansir Al Manar, Rabu (21/11/2012), mengatakan sikap itu menunjukkan dengan jelas kalau serangan brutal Israel ke Gaza mendapat lampu hijau dari AS.

Meshall menyebut, sikap PBB ini tidak mengejutkan bagi Hamas dan Palestina. “Sejak dulu kita tak pernah mengharapkan apa-apa dari PBB. Karena kitab tahu badan itu sudah impoten dan hanya membela kepentingan Amerika,” ujarnya.

Sikap Washington yang bersikeras menghalangi segala bentuk resolusi anti-rezim Zionis semakin membuat rezim Israel terus melanjutkan aksi kejahatannya di Palestina. @alm/irb