Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Jumlah penderita HIV/AIDS maupun infeksi menular lainnya (IMS) yang diakibatkan oleh perilaku seks beresiko, nampaknya masih terus meningkat di Indonesia. Resiko penularan dapat terjadi pada siapa saja yang aktif melakukan hubungan seksual beresiko. Untuk itu kesadaran akan pentingnya ‘keamanan’ dalam melakukan hubungan seksual menjadi salah satu kunci utama.

Sebagaimana diketahui, tanggal 1 Desember adalah peringatan Hari AIDS sedunia, dan seperti yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007, tahun ini DKT Indonesia bersama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) akan kembali menyelenggarakan “Pekan Kondom Nasional 2012”.

Acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat penggunaan kondom dalam hubungan seks berisiko guna melindungi masyarakat Indonesia.

Todd Callahan, Country Director DKT Indonesia menyatakan, Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kami kembali akan menyelenggakaran “Pekan Kondom Nasional” bersama KPAN, karena kami ingin terus mengingatkan masyarakat untuk saling berbagi pengetahuan dan kepedulian mengenai pencegahan penularan virus HIV dan infeksi menular seksual lainnya (IMS).

“Seperti kita ketahui bersama, dimana penggunaan kondom merupakan salah satu cara pencegahan yang paling efektif. Untuk itu berbagai kegiatan kami lakukan dalam “Pekan Kondom Nasional 2012” guna dapat menyampaikan pesan tersebut,” ujar Todd.

Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, DKT Indonesia mengundang rekan-rekan media dan para blogger untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan cerita lewat tulisan serta foto yang mampu mengajak masyarakat luas untuk lebih peduli pada perilaku seks aman.

Cerita dan potret kehidupan masyarakat maupun kelompok yang beresiko tinggi terinfeksi HIV, gaya hidup seks yang beresiko, maupun bentuk ajakan tentang bagaimana mencegah resiko penularan HIV dapat dijadikan inspirasi karya lomba.

Dan sebagai bentuk apresiasi DKT Indonesia untuk mengilhami para jurnalis dan blogger Indonesia dalam membuat karya tulis maupun foto yang mengagumkan, DKT Indonesia akan membawa tiga orang pemenang utama dari tiga kategori yang dilombakan untuk berkunjung ke Etiopia guna melakukan studi banding secara langsung mengenai kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka penanggulangan HIV di negara tersebut.

Etiopia dahulu mempunyai tingkat penularan HIV tertinggi nomor dua di dunia, namun berkat inisiatif dari pemerintah setempat untuk bekerjasama dengan beberapa organisasi seperti DKT Etiopia, mereka berhasil meningkatkan penggunaan kondom secara drastis sehingga laju penyebaran virus HIV dapat diperlambat.

Perjalanan tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas kepada rekan-rekan media tentang bagaimana HIV/AIDS harus benar-benar ditanggulangi.

“Kami sangat mengharapkan partisipasi rekan-rekan media maupun para blogger untuk menyuarakan kepeduliannya terhadap HIV/AIDS dengan mengikuti kompetisi ini. Untuk itu, mari saling berbagi dalam wujud karya yang nyata,” jelas Todd.@Noviar/Aguslensa