LENSAINDONESIA.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Senin (10/12/2012) memanggil saksi dari anggota DPR Komisi III Fraksi Partai Demokrat, Ary Witjaksono. Pemanggilannya sebagai saksikasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium IT dan kitab suci Al Quran di Kementerian Agama.

Kepala Bagian Informasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha membenarkan adanya pemanggilan itu. “Ya benar, mereka diperiksa sebagai saksi. Ary akan diperiksa bersama satu orang saksi dari swasta, Elsye Susana, untuk tersangka Dendy Prasetya dan Zulkarnain Djabar,” Ucapannya di Jakarta, Senin (10/12/12).

Seperti diketahui, mantan anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar, Zulkarnain, maupun puteranya Dendy Prasetya, diduga menerima suap sedikitnya lebih dari Rp10 milyar. Uang suap diberikan untuk mengarahkan nilai anggaran proyek di Kementerian Agama.

Rinciannya, anggaran pembangunan laboratorium sistem komunikasi di Madrasah Tsanawiyah tahun 2010/2011 adalah sebesar Rp 31 miliar dan anggaran pengadaan Alquran senilai Rp20 miliar tahun 2011/2012 di Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama.

Atas perbuatan itu, keduanya telah melanggar pasal 5 ayat (2), Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.@endang