LENSAINDONESIA.COM :  Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, bahwa Dinas Pendidikan DKI Jakarta hanya mengikuti aturan yang telah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) karena itu pihaknya menghormati keputusan terkait pembubaran Sekolah Rintisan Bertaraf International (RSBI).

Taufik menjelaskan, bahwa Sekolah RSBI dibentuk karena sesuai UU dan RSBI juga dibentuk untuk mengikuti standar sekolah international. Dan menurutnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menghormati keputusan itu.

“Kita Dinas Pendidikan DKI Jakarta menghormati keputusan MK terkait pembubaran Sekolah RSBI,” ujar Taufik saat dikonfirmasi LICOM, Selasa,(8/1/13) malam.

Namun Taufik menegaskan, pihaknya mendukung keputusan itu, dan malam ini Dinas Pendidikan akan mengumpulkan semua kepala Sekolah se-DKI Jakarta untuk membahas mengenai keputusan MK itu.

“Ya kita Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah Se-DKI Jakarta malam ini akan membahas terkait keputusan MK,” kata Taufik.

Meski demikian Taufik berharap, agar keputusan itu tidak menghambat sistem yang telah berjalan dan Kurikulum tetap dilakukan seperti biasanya.

“Ya itu hanya lembaga saja yang di bubarkan namun untuk sekolah tetap sama dengan sekolah reguler, jadi kita berharap siswa -siswi tetap bersaing dalam pelajaran, dan kurikulum yang ada terus berjalan,”pungkasnya.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya mengabulkan permohonan atas UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pasal yang dipersoalkan adalah mengenai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).@aguslensa