LENSAINDONESIA.COM: Cuaca ekstrim yang terjadi di wilayah perairan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sejak Senin kemarin, membuat Kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I tertahan di Pelabuhan Batu Guluk, Kecamatan Arjasa.

Sapai saat ini pun kapal DBS terpaksa menunda keberangkatan ke Kalianget sebab di wilayah ini terjadi ombak besar dan angin kencang.

“Saat ini ombak di perairan Kangean bisa mencapai 5 meter. Jadi kapal tidak berani melakukan pelayaran,” kata Muhammad Ali, tokoh masyarakat Sapekan, Sumenep, Selasa (08/01/2013).

Sementara, Direktur PT Sumekar, Rasul Djunaedy menyampaikan, akibat cuaca buruk ini, aktifitas pelayaran di perairan Kangean malam ini terpaksa dikosongkan. “Mestinya Kapal DBS berangkat dari Kalianget ke Kangean malam nanti. Namun karena cuaca tidak mendukung, maka pelayaran ke Kangean nanti malam ya kosong,” ungkapnya.

Rasul memaparkan, pihaknya tidak mungkin memaksakan kapal untuk berangkat dengan kondisi cuaca buruk. Apalagi Syahbandar memang tidak mengijinkan kapal berlayar.

“Kami lebih mengutamakan keselamatan penumpang. Apalagi memang sudah ada peringatan dari BMKG Maritim Surabaya, jika terjadi cuaca buruk sampai 12 Januari mendatang,” terangnya.

Namun, imbuh Rasul, nahkoda akan melihat perkembangan cuaca. Apabila cuaca membaik sebelum 12 Januari, maka kapal akan berlayar ke Pelabuhan Kalianget. “Kalau hari ini atau besok ombak reda, maka kapal DBS segera berlayar ke Kalianget. Nahkoda masih terus memantau perkembangan cuaca,” pungkasnya.@ridwan.licom/bj