LENSAINDONESIA.COM: Produsen bibi jagung PT Pioneer Malang sempat mengaku belum dapat laporan soal keluhan petani dari Kelompok Tani Mulyo, Dusun Putuk, Desa Babatan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk berujuk rasa terkait buruknya kualitas jagung.

Pengakuan tersebut diungkapkan Field Manajer Central PT Pioneer Malang, Yudi Hidayat.

“Terus terang saya masih belum tahu soal adanya keluhan dari petani di Dusun Putuk itu. Saya masih belum dapat laporan dari para supervicer di daerah tersebut. Saya tahu justru dari sampean,” jelas Yudi Hidayat saat dikonfirmasi Selasa (08/01/2013).

Untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut, Yudilangsung mengecek pada para bawahannya yang bertugas di lapangan. Menurut dia, setelah dicek ternyata memang ada masalah di daerah Dusun Putuk, Desa Babatan, Kecamatan Pace itu.

Mereka yang masuk anggota Kelompok Tani Mulyo itu diakui merupakan binaan karena melakukan kerja sama dengan PT Pioneer Malang.

Dia menjelaskan bahwa yang mengalami gagal panen itu hanya empat hektar dari 3000 hektar yang dibina PT Pioneer Malang. Meski begitu, terang Yudi, pihaknya minta agar petugas yang ada di lapangan, khususnya di Nganjuk untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kita sudah instruksikan agar masalah di Putuk itu diselesaikan,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, para petani dari Kelompok Tani Mulyo melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Nganjuk, Senin (07/01/2013) kemarin. Mereka mengeluhkan bibit jagung yang diproduksi PT Pioneer Malang. Sebab, bibit yang ditanam tidak membuahkan hail maksimal. Sehingga, mereka menuntut agar pinjaman yang diberikan pada masing-masing petani senilai Rp 3,5 juta diputihkan.

Menyikapi tuntutan tersebut, Yudi mengatakan bila masalah pinjaman itu ada perjanjiannya. “Dalam agreement itu ada klausul yang perlu didiskusikan lagi. Sebab, masalah di Dusun Putuk itu karena faktor alam sehingga gagal panen,” terangnya.

Menurut dia, saat Oktober hingga Nopember 2012 lalu tidak ada hujan. Sementara angin yang berhembus di kawasan Nganjuk itu cukup kencang. Akibatnya, tanaman jagung yang ditanam petani terganggu dan hasilnya tidak maksimal.

Karena itu, dia berjanji untuk segera menyelesaikan masalah petani jagung dari Kelompok Tani Mulyo, Dusun Putuk, Desa Babatan Kecamatan Pace. Sebab, dari ribuan hektar lahan petani binaan PT Pioneer hanya di Putuk yang mengalami masalah.@aji dewa roisky