LENSAINDONESIA.COM: Tanggul Sungai Brantas di Lingkungan Kedungmaling Santren, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mengalami longsor.

Akibat longsor sepanjang 30 meter itu, lima bangunan rumah yang berada bibir sungai tersebut terancam ambrol.

Bahkan, dua dari lima warga itu pondasinya menggantung. Diduga, tanggul yang dibangun tahun 2004-2005 lalu ini mengalami abrasi akibat derasnya air sungai yang terus mengalami peningkatan.

Choirul Anam Ketua RT Kedungmaling Santren mengatakan, tanggul tersebut longsor Senin (07/01/2013) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB.

“Memang hujan deras menguyur sejak siang hingga malam kemarin. Akibatnya, debit air sungai pasang,” ungkapnya, Selasa (08/01/2013).

Anam menyebut, rumah warga yang terancam longsor itu adalah milik Siti Zulaikha, Choirul Anam (69), Choirul Basar (50), Razak (57) dan Yatinah. Kelima rumah tersebut berada di RT 23 RW 9 dengan total penghuni 12 jiwa.

Warga mengakui was-was jika hujan dengan intensitas tinggi dan lama kembali terjadi.@wind