LENSAINDONESIA.COM: Sembilan bulan selesaikan misi perdamaian di Libanon, 105 personil TNI akhirnya kembali ke Tanah Air, Senin (14/1/2013). Setibanya di Koarmatim dengan menumpang KRS Sultan Hasanuddin  pasukan perdamaian ini disambut langsung oleh Panglima Komando Armada Kawasan Timur RI, Laksamana Muda TNI Agung Pramono.

Tak hanya itu, pemandangan haru juga terlihat dari deretan istri prajurit dan orang tua prajurit disana. Begitu para prajurit ini turun dari kapal dan menemuinya keluarganya langsung disambut peluk erat melepas rindu hingga tangis haru.

Seorang prajurit juga langsung menggendong anaknya yang baru berusia 18 bulan. Maklum, prajurit itu tak sempat melihat anaknya lahir. Sebab saat meninggalkan Indonesia, istrinya baru mengandung 8 bulan.

Komandan KRI Sultan Hasanuddin, Letkol Datorusman, mengatakan bahwa tentara yang berangkat, pulang dalam keadaan sehat semua. Bahkan kapal KRI pun masih dalam keadaan baik.

“Kami berangkat dengan total 105 prajurit. Dan sekarang pulang masih dengan 105 prajurit. Selama di Lebanon tidak ada kendala sama sekali. Bahkan kami mendapat banyak penghargaan dari pemerintah Lebanon melalui Lebanese Armed Force Navy,” tutur Letkol Dato Rusman dalam sambutannya.

Selama dalam penugasanan, pasukan Indonesia telah berhasil menjaga keamanan udara dan wilayah darat Lebanon. Selain itu juga berhasil melaksanakan hailing sebanyak 686 kontak kapal permukaan dan melaksanakan military air acifity sebanyak 135 kontak peswat militer. @rakhman_k