LENSAINDONESIA.COM: Seorang konsumen perusahaan pembiayaan Astra Federal International Finance (FIF) menolak mengurus asuransi kehilangan sepeda motornya. Pasalnya, pihak FIF dinilainya hanya ingin untung sendiri tanpa memikirkan pihak konsumen.

Konsumen yang berinisial Sir sempat memarahi petugas FIF yang berkunjung ke rumahnya yang terkesan memaksanya menandatangani nilai klaim kerugian atas kehilangan sepeda motornya.
“Sepeda motor saya yang hilang itu baru saya cicil 1(kali). Dan saya sudah buat laporan kehilangan ke Polsek Padalarang, “kata Sir di rumahnya, Senin (14/1/2013).

Menurut Sir, polisi sudah melakukan olah TKP atas laporanya setelah pihaknya juga melaporkan kehilangan tersebut kepada pihak FIF. “Tugas kami sudah selesai, selanjutnya terserah FIF, “tegas Sir.

Sir menyayangkan tidak adanya kebijakan dari FIF untuk mengganti sepeda motor baru baginya dari manajemen FIF Padalarang Kabupaten Bandung Barat. “Saya mau membantu FIF untuk mencairkan asuransi kehilangan motor saya sesuai prosedur jika ada kebijakan yang positif bagi saya, “kata Sir.

Menurut Sir, jumlah klaim kerugian yang akan diterima pihaknya hanya sekitar 400 – 500 ribu. Sementara, pihak FIF akan menerima klaim kerugian hampir seharga sepeda motor baru atau sekitar RP 15 juta. “Enak di mereka dong kalau saya harus buat pengajuan claim asuransi kehilangan sepeda motor tersebut, sementara uang DP saya kemarin otomatis tidak dapat dikembalikan, “kata Sir kesal. Anehnya, kata Sir, konsumen yang membayar asuransi tapi asuransi menyetor kepada leasing.

Karyawan FIF yang mendatangi rumah Sir tampak kecewa. Ia berjanji akan menyampaikan keinginan Sir kepada pimpinannya. “Nanti akan saya sampaikan ke pimpinan saya, “kata karyawan FIF tersebut. @desmanjon