LENSAINDONESIA.COM: Pembongkaran kios pedagang yang berada di stasiun Pondok Cina, Depok pagi tadi berlangsung ricuh dalam pembongkaran tersebut PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) menyewa sejumlah preman untuk melakukan pembongkaran.

“Ada sekitar 30 orang ambon yang melakukan pembongkaran,” ujar Rafli mahasiswa UI menjelaskan kepada wartawan, Senin (14/1/13).

Pada saat itu Rafli yang hendak mendokumentasikan peristiwa pembongkaran tersebut dengan Tabnya, kemudian salah seorang preman mengatakan, ‘sudah ambil gambar videonya yang bagus, kami sudah sering keluar masuk penjara’ kemudian Tab-nya dijatuhkan dan diinjak-injak hingga pecah.

“Untung videonya masih ada,” terang Rafli.

Sementara itu, Idris yang pada saat kejadian itu berada dekat kios yang hendak digusur itu juga terkena lemparan batu dari team penggusur hingga terluka dibagian kepala.

“Idris biasa mengamen disekitar stasiun, dan seperti anda lihat korban masih gemetar dan masih trauma,” ujar Ayu kordinator pedagang distasiun Pondok Cina.

Menurut Pantauan Licom sejumlah pedagang stasiun Pondok Cina dan mahasiswa menutup jalur kereta tersebut, sehingga kereta yang dari arah Jakarta hanya bisa sampai di stasiun Universitas Indonesia.@hermawan