LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah melalui Menteri Pertanian, Suswono mengatakan, akan terus berupaya untuk menstabilkan harga daging sapi yang sedang melambung belakangan ini.

Salahsatu jalan menurutnya adalah melalui kerjasama antar daerah untuk menyuplai daerah yang sedang kekurangan stok daging.

Hal tersebut disampaikannya seusai rapat koordinasi dengan para menteri di Gedung Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta kamis (31/1/2013).

“Kita sudah bertemu dengan daerah-daerah sentra produsen Sapi, sepeti jateng, jatim dan NTT, mereka bilang siap mensuplai,” ujarnya kepada wartawan.

Pria yang juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menjadwalkan, suplai akan dilakukan pada awal-awal bulan Februari dengan estimasi ribuan ekor sapi, demi stabilisasi harga yang fluktuatif di ibukota.

Lebih lanjut, Suswono mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan pemerintahan Jokowi  mengenai masalah distribusi ini.

“Ya, tentunya mereka akan rapat, seperti dengan Wakil Gubernur DKI, Pak Ahok sehingga siap untuk mensuplai kebutuhan DKI berapa, jadi masing-masing daerah juga sudah ditentukan,” tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, sampai saat ini harga daging masih tetap berada di kisaran harga tertinggi. Daging sapi di kawasan pasar Kebayoran Lama , Jakarta Selatan misalnya, pada pantauan LICOM hari Minggu (27/1/13), harganya berkisar antara Rp 100.000; per kilogram, dari sebelumnya yang berkisar antara Rp 70.000;
ataupun Rp 80.000; pada beberapa waktu sebelumnya.

Permasalahan ini disebabkan oleh masih tingginya harga ternak sapi yang terjadi beberapa waktu yang menyebabkan para penjual daging menaikkan harga dagangannya.@aditia