LENSAINDONESIA.COM: Banyaknya baliho partai politik (parpol) yang menghiasi sepanjang jalan protokol di Surabaya terkesan mengotori wajah kota. Bahkan atribut yang berupa baliho, bendera hingga spanduk dipasang sembarangan sehingga terkesan tidak teratur. Hal ini mendapat tanggapan dari Pemkot Surabaya yang berjanji menindak jika memang menyalahi aturan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbang Linmas) Kota Surabaya, Sumarno mengatakan akan segera menggelar rapat khusus dengan pihak terkait untuk membahas masalah ini.

“Masalah ini akan kita bahas bersama. Intinya, kita merumuskan aturan baru tentang apa-apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan Parpol dalam pemasangan atribut ini,” ungkap Sumarno kepada wartawan, Jumat (1/2/2013).

Dikatakannya, pihaknya tidak bisa melarang pemasangan atribut parpol di berbagai sudut jalan di Kota Pahlawan. Ini karena saat ini memang sudah memasuki masa kampanye para Caleg. Namun, dia mengingatkan pemasangan atribut parpol harus memperhatikan aturan yang tertuang dalam Perda Nomor 8/2006 tentang Penyelenggaraan Reklame.

“Aturan di dalam Perda Reklame, pemasangan atribut Parpol tidak boleh di taman kota atau jalur hijau karena mengganggu estetika. Kita tidak ingin jika dipasang sembarangan akan membahayakan pengguna jalan.Tapi kita cuma bisa mendata, yang bisa menindak hanya panwaslu,” tegas Soemarno. @iwan_christiono