LENSAINDONESIA.COM: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi menunjuk Mohamad Sohibul Iman sebagai Wakil Ketua DPR yang baru. Ia diplot menggantikan Anis Matta yang mundur dari posisi tersebut lantaran menjadi Presiden PKS.

Siapakah Mohamad Sohibul Iman?

Dalam keterangan pers yang dikirimkan dari Fraksi PKS disebutkan,
sejak tahun 2009, Sohibul menjadi anggota Fraksi PKS DPR RI dari daerah pemilihan DKI 2 (Jakpus, Jaksel dan luar negeri). Saat pertama menjadi legislator dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi XI.

Setahun kemudian hingga saat ini diamanahi menjadi Wakil Ketua Fraksi PKS bidang Ekuintek (Ekonomi, Keuangan, Industri, dan Teknologi) dan menjadi anggota BAKN DPR RI (Badan Akuntabilitas Keuangan Negara).

Sohibul Iman hingga kini sudah berkiprah di 3 komisi yaitu Komisi XI, VII, dan VI. Tentu saja selama 3 tahun ini juga berkiprah di beberapa Panja dan Pansus, baik terkait legislasi maupun pengawasan. Selain itu di MPR RI juga diamanahi sebagai anggota Tim Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (35 orang) dan Tim Kajian Sistem Ketatanegaraan (45 orang).

Sebelum menjadi legislator beliau sudah berpengalaman dalam beragam profesi dengan spesialisasi dalam bidang Kebijakan Teknologi dan Industri (aspek makro) dan Manajemen Inovasi dan Pengetahuan (aspek mikro). Lama bekerja pada lembaga teknologi pemerintah, perguruan tinggi, dan perusahaan konsultan.

Selama tugasnya sebagai PNS di Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional) dan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) banyak menangani proyek-proyek penelitian terutama terkait kebijakan teknologi dan industri, selain juga terlibat pada program-program reformasi, restrukturisasi, dan revitalisasi lembaga-lembaga ini.

Di dunia akademik, selain berpengalaman sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi, juga pernah menjabat sebagai rektor Universitas Paramadina, Jakarta. Juga sebagai konsultan hak paten di Amroos Law Consultant telah banyak menangani drafting, penelusuran, dan aplikasi hak paten dari berbagai perusahaan dalam dan luar negeri.

Aktifitas organisasi dijalani sejak SD, SMP, dan SMA (Pramuka dan OSIS), kemudian dilanjutkan di perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar kampus. Meskipun sempat kuliah di IPB sampai tingkat 2 tapi seluruh pendidikan tinggi (S1-S3) diselesaikan di Jepang. Semua aktifitas organisasi yang dijalani hingga kini selalu dilandasi motif kuat untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat dengan bingkai Keagamaan (Keislaman) yang dipadukan dengan konteks Kekinian (Kemodernan) dan Kedisinian (Keindonesiaan).

Tercatat beberapa organisasi telah dibidani dan/atau dikelola, seperti ISTECS (Institute for Science and Technology Studies), YPNF (Yayasan Pendidikan Nurul Fikri), Program Pembinaan SDM Strategis Nurul Fikri, HSF (Hokuriku Scientific Forum), MITI (Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia), YIT (Yayasan Inovasi Teknologi), dan lain-lain. Selain itu juga terlibat dalam organisasi-organisasi profesi, seperti ISSS (International Society for System Sciences), JSSPRM (Japan Society for Science Policy and Research Management), IEEE (Institute of Electric and Electronics Engineers), dan lain-lain.

Ketika terjadi reformasi tahun 1998 bergabung dengan PK (Partai Keadilan) dan diamanahi sebagai Ketua Departemen IPTEK-LH DPP PK. Selanjutnya sejak tahun 2005 hingga 2010 diamanahi sebagai Ketua DPP PKS bidang Ekuintek (Ekonomi, Keuangan, Industri, dan Teknologi). Atas kepercayaan yg diberikan masyarakat pada Pemilu legislatif tahun 2009 terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan DKI 2.

A. Pengalaman Kerja

2009 – sekarang : Anggota DPR RI

2007 – 2009 : PT. EdWar Technology, Konsultan

2005 – 2007 : Universitas Paramadina, Rektor

1998 – 2005 : Peneliti Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

1996 – 1998 : Amroos Law Consultant, Konsultan

1994 – 1996 : Peneliti Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional

1992 – 1994 : Radio Jepang NHK, Penyiar

B. Kegiatan Sosial

Ketua Dewan Pengurus Yayasan Inovasi Teknologi (YIT) 2007-sekarang

Yayasan Pendidikan NURUL FIKRI (YPNF)

2007 – sekarang : Dewan Pembina

2005 – 2007 : Ketua Dewan Pengurus

1994 – 2000 : Ketua Litbang

Program Pembinaan SDM Strategis, Yayasan Bina Nurul Fikri

2002 – sekarang : Dewan Penasehat

Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI)

2000 – sekarang : Pendiri dan Dewan Penasehat

Institute for Science and Technology Studies (ISTECS)

2000 – sekarang : Dewan Penasehat

1996 – 2000 : Pendiri dan Sekretaris Umum

C. Latar Belakang Pendidikan

2004 : Ph.D. dari Graduate School of Knowledge Science,
Japan Advanced Institute of Science and Technology (JAIST)

1994 : Master of Engineering dari Takushoku University, Tokyo

1992 : Bachelor of Engineering dari Waseda University, Tokyo

1987 – 1988 : Kursus Bahasa Jepang di Center for Foreign Language Studies, Takushoku University, Tokyo

Catatan:

– Semua jenjang pendidikan di Jepang tsb di atas merupakan program beasiswa

– Sebelum menempuh pendidikan di Jepang sempat kuliah di IPB sampai Tingkat 2 dan kursus dasar bahasa Jepang di Jakarta selama 6 bulan

D. Data Pribadi

Tmpt/tgl Lahir : Tasikmalaya, 5 Oktober 1965

Istri : Uswindraningsih Titus (lulusan Niigata University, Japan)

Jumlah Anak : 3 putra dan 2 putri.