LENSAINDONESIA.COM: Sudah jatuh tertimpa tangga, hal itulah yang saat ini dirasakan Persebaya Surabaya yang bergabung di Grup 3 Divisi Utama Liga Indonesia. Kini mereka enar tak mampu memberikan tontonan yang menarik
untuk suporternya yaitu Bonekmania.

Meski awalnya sempat senang karena dikabarkan bakal boleh menggelar pertandingan di Kabupaten Pasuruan, namun Persebaya akhirnya resmi dilarang bermain di wilayah Jawa Timur.

Kepastian itu melalui surat dari Polda Jatim, melalui Dit Intelkam Nomor: KS/39/III/2013/Dit.Intelkam, tepatnya Senin (11/03/2013 lalu, perihal penundaan sementara waktu pertandingan sepakbola nasional ISL maupun LPI di Jatim, yang dikirimkan ke pihak manajemen Persebaya.

Bambang Pramukantoro, manajer Persebaya Surabaya, sangat menyayangkan keputusan yang diambil oleh pihak Polda Jatim itu.

“Yang saya sesalkan, kenapa penundaan ini tidak jelas batas waktunya,” ungkapnya melalui BBM kepada LICOM, Kamis (14/03/2013) sore ini.

Ia juga menegaskan kalau penundaan tersebut sangat merugikan Persebaya. “Dengan ketidakjelasan tersebut, akan sangat merepotkan kami, karena tidak bisa menyusun kegiatan untuk tim, dan dampaknya sangat luar biasa buat kami,” imbuhnya.

Dengan ada dilarangnya Persebaya menggelar pertandingan di Jatim, maka pertandingan Persebaya Surabaya melawan Perseba Bangkalan Super, juga batal digelar. @angga_perkasa