LENSAINDONESIA.COM: Perumahan BNR yang terletak persis di depan Kantor Desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat diduga keras tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Meski demikian, pengerasan jalan perumahan, pengkavlingan hingga pembangunan rumah contoh telah mulai dilaksanakan.

Melihat hal tersebut, pihak Kantor Kecamatan Ngamprah juga tidak mau ambil diam. Pihak Kecamatan Ngamprah sebagai perpanjangan tangan Bupati di Kecamatan Ngamprah mengambil sikap tegas.

“Ini sudah ada surat dari Camat Ngamprah agar proses pembangunan perumahan tersebut dihentikan sementara,” kata Enjah S, Kepala Seksi Pembangunan dan Sarana Umum Kecamatan Ngamprah.

Kata Enjah, pihaknya selama ini belum mengetahui dan menerima laporan terkait keberadaan perumahan tersebut.

“Kita harus tunjukkan wibawa kita sebagai pemerintah di Kecamatan Ngamprah,” tegasnya.

Sementara itu, melalui telepon, Dadi sebagai pemilik proyek mengaku, proses pengurusan IMB sedang dilakukan.

“Yang jelas dengan warga sekitar, kita sudah oke,” kata Dadi kepada LICOM.

Pengembang perumahan tersebut dinilai arogan. Seharusnya ia harus mengikuti aturan yang dimiliki Kabupaten Bandung Barat. Perumahan mulai dibangun jika sudah memperoleh izin mendirikan bangunan. Menurut warga Ngamprah, sebaiknya pengembang jangan sekedar ambil untung di wilayah Bandung Barat, tetapi pengembang dapat berinvestasi sesuai aturan yang ada.

Terpisah, salah seorang pegawai Kantor Desa Mekarsari mengiyakan jika proyek perumahan tersebut belum memiliki IMB. Menurutnya, sehari sebelumnya pihak IMB dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Barat juga inspeksi ke lokasi perumahan tersebut.@desmanjon