LENSAINDONESIA.COM: Jelang pemilihan gubernur (Pilgub) 2013, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya perlu menyelesaikan beberapa target terkait persiapan pelaksanaan. Diantaranya ‘ngebut’ menuntaskan rekrutmen PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara).

Ketua KPU Kota Surabaya Eko Sasmito mengatakan, untuk rekrutmen PPK, saat ini telah memasuki sudah tahap final. Bahkan peserta pendaftar sudah diumumkan siapa-siapa yang lolos seleksi. Sedangkan untuk pembentukan PPS ditargetkan tuntas pada 19 Maret 2013 mendatang.

Untuk PPS saat ini masih tahap wawancara. PPS yang kita wawancara merupakan usulan dari pihak kelurahan,” ujar Eko Sasmito, Minggu (17/03/2013).

Dikatakan, wawancara yang dilakukan KPU dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan wawasan terhadap para calon PPS. Dari hasil wawancara itu, jika diketahui layak, maka mereka akan segera menjadi PPS. Namun jika diketahui ada yang kurang layak maka KPU akan meminta penggantinya kepada pihak kelurahan.

“Sebenarnya kita minta pihak kelurahan mengirimkan enam orang, tiga orang diajukan dan tiga lagi untuk cadangan,” terangnya.

Tercatat untuk kebutuhan PPS di Kota Surabaya berjumlah 480 orang. Jumlah itu terdiri dari 3 orang perkelurahan dikalikan 160 kelurahan se Surabaya. Sedangkan untuk jumlah PPK ada 155 orang.

“Anggota PPK perkecamatan ada 5 orang. Dari jumlah kebutuhan PPK ada 155 orang karena di Surabaya ada 31 kecamatan,” jelasnya.@iwan_christiono