Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE PROOTONOMI

Kasihan, Gubernur Jateng “Tak Dihargai” Bupati dan Walikota-nya 

LENSAINDONESIA.COM: Pertemuan yang sedianya menjadi arahan penting bagi seluruh bupati dan wali kota seluruh Jawa Tengah oleh Gubernur Jateng menjadi janggal. Pasalnya sejumlah bupati dan wali kota tidak datang, diantaranya bupati Karanganyar, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Kendal, Purbalingga, Wali kota Surakarta dan kota Semarang.

Absenya para kepala daerah yang diketahui berasal dari PDI Perjuangan ini menimbulkan pertanyaan besar, lantaran ketidakjelasan alasan ketidakhadiran mereka.

Seperti diketahui pada Pilgub tahun 2008 lalu PDI perjuangan lah yang mengantarkan Bibit Waluyo menjadi Gubernur terpilih 2008-2013. Namun pada Pilgub kali ini Bibit pindah haluan maju melalui Partai Demokrat, Golkar dan PAN.

Padahal menurut Bibit pertemuan tersebut cukup strategis, pasalnya banyak yang sedang menjadi perhatian khususnya persiapan penyelenggaraan Pilkada pada Mei mendatang. Bibit mengimbau agar seluruh Birokrasi di Jawa Tengah netral dalam pelaksanaan Pilgub tahun ini.

“Birokrasi harus netral, tidak ada blok-blokan,” tadasnya.

Bibit menyayangkan kejadian tersebut, tapi sebagai kepala daerah dia harus bisa ngemong, dan dia mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. “Ya mungkin ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggal.” Tuturnya.

Bupati Purbalingga, Heru Sujatmoko, yang juga mencalonkan diri sebagai wakil Gubernur, mengakui bahwa dirinya tidak dapat hadir dalam pertemuan tersebut lantaran jadal kegiatan yang padat di Purbalingga. “Banyak kegiatan di Purbalingga yang tidak bisa saya tinggalkan,” terangnya.@nur

Baca Juga:  Program Kartu Sehat distop Walikota Bekasi, DPRD ‘tepuk jidat’ pertanyakan dana Rp383 M