LENSAINDONESIA.COM : Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) menginginkan Bajaj di Jakarta dikonversi ke Bajaj Bahan bakar Gas (BBG).

“Nantinya, kita akan alihkan ke Bajaj BBG,” kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (21/3/13).

Jokowi mengaku, untuk mengalihkan Bajaj ke bahan bakar gas (BBG), Jakarta harus menyiapkan tempat dan didukung oleh infrastruktur stasiun pengisian bahan gas (SPBG). Bahkan, mantan Walikota Solo ini tidak segan-segan untuk membuka SPBG apabila tidak ada yang berminat untuk membangun SPBG.

“Kita akan terus berupaya untuk tempat SPBG. Kalau tidak ada yang mau buka, kita buka sendiri saja,” terangnya.

Seperti diketahui sebelumnya  pengusaha bajaj mengeluh karena mahalnya harga Bajaj BBG per unitnya. Alhasil, tidak sedikit pengusaha Bajaj keberatan. Menurut para pengusaha Bajaj, harga yang dipatok dua perusahaan pemenang lelang penjualan bajaj sangat tinggi. Belum lagi biaya operasional dari Bajaj BBG. @aguslensa.