LENSAINDONESIA.COM: Meski telah resmi dicekal ke luar negeri, WaliKota Bandung, Dada Rosada masi belum berstatus tersangka. KPK menuturkan bahwa pencekalan Dada karena ia merupakan saksi terhadap tiga tersangka AN, AT, TH dalam kasus korupsi PN Bandung.

“Konteksnya itu diperiksa sebagai saksi,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi, Senin (25/03/2013), di kantor KPK, Jln. Rasuna Said, Jakarta.

Johan menuturkan, KPK mencekal Dada karena KPK merasa sulit melakukan untuk meminta kesaksian Dada apabila ia berada di luar negeri. Dalam konfrensi persnya, mantan wartawan Tempo ini menuturkan bahwa surat permintaah pecegahan KPK terhadap Dada sudah disampaikan Kemenkumham  sejak 22 Maret 2013 dan berlaku enam bulan ke depan.

“Surat sudah dikirim pekan lalu,” tutur Johan.

Seperti diketahui, KPK menetapkan empat tersangka terkait operasi tangkap-tangan dugaan suap Wakil kepala PN Bandung, Setyabudi Tedjocahyono. Para tersangka adalah Setyobudi Tejocahyono dan AT alias Asep. Keduanya ditangkap di ruang kerja Setyabudi. Selain kedua orang itu, KPK juga menangkap Plt Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung, Heri Nurhayat dan Toto Hutagalung, seorang pengusaha. Selain Toto, ketiga lainnya sudah ditahan KPK. Asep dan Heri ditahan di Rumah Tahanan Jakarta Timur cabang KPK sementara Setyabudi ditahan di Rutan Guntur.

“Sementara TH belum dilakukan penahanan dan akan segara dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka,” kata Johan.@aligarut1