LENSAINDONESIA.COM: Meningkatnya kasus balap liar hingga memakan korban, pihak Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur akan memasang Speed Trap (garis Kejut) di Jalan Taman Mini Satu, Kelurahan Pinangranti, Kecamatan Makasar Jakarta Timur.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Mirza Aryadi, menuturkan, pihaknya sering mendapati laporan bahwa lokasi tersebut digunakan sebagai arena balap liar. Oleh karena itu, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur akan memasang sejumlah rambu batasan kecepatan serta garis kejut agar tidak lagi di gunakan sebagai lokasi balap liar.

“Sekarang ini, berdasarkan laporan dari Polantas, mereka (para pembalap) berani menimpuki polisi. oleh karena itu, ke depan kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian serta PU Jalan dan dari dishub akan menyiapkan rambu larangan tidak boleh melampaui 40 km per jam serta garis kejut,” kata Mirza di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Senin (25/3/13).

Menurut Mirza, Jln Taman Mini Satu yang panjangnya sekitar 1,5 Km tersebut digunakan sebagai ajang balap liar hampir setiap malam. Balapan selalu dimulai dari jam 24.00 hingga jelang subuh sekitar pukul 04.00 pagi.

“Kegiatan balap liar itu biasanya dari POM Bensin hingga Pintu satu Taman Mini, berkisar 400 meter panjangnya. Bahkan, dari laporan terakhir, ada korban yang meninggal disana. Oleh karena itu, garis kejut dan pemasangan rambu akan segera kita realisasikan setelah proses lelang yang kini sedang kita proses selesai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Garis Kejut tersebut akan dipasang sebanyak 8 titik dengan jarak antar titik sekitar 100 Meter. Setiap titik dibuat 5 garis kejut. Ia berharap agar penempatan garis kejut ini dapat membuat kasus balapan liar di Taman Mini berkurang. @winarko