LENSAINDONESIA.COM: Menyikapi carut marutnya organisasi advokat dan  laporan DPP IKADIN (Ikatan Advokat Indonesia) terkait pemakaian logo IKADIN oleh sdr Otto Hasibuan di salah satu Media TV Nasional  tanpa hak, Advokat senior DR (IUR) dan pendiri IKADIN, Adnan Buyung Nasution dan Ketum IKADIN, DR Todung Mulya Lubis langsung memberikan  Koordinasi dan Arahan kepada Seluruh Kader dan Ketua DPD se-Indonesia.

Berikut pernyataan sikap Advokat Senior dan pelaku sejarah IKADIN terhadap kondisi advokat diantaranya,

1.Kami sangat prihatin terhadap kemelut dalam tubuh organisasi-organisasi advokat yang pada akhirnya merusak profesionalitas dan intergritas advokat yang berimbas pada maraknya mafia peradilan.

2.Kami melihat bahwa kualitas pelayanan jasa hukum juga semakin merosot dan ini tentu merugikan para pencarei keadilan serta iklim penegakan hukum itu sendiri.

3. Kami melihat organisasi advokat yang mengklaim dan menyebut dirinya IKADIN dan meninggalkan nilai-nilai advokat IKADIN yang mandiri Independent dan bertergritas.

4. Sebagai advokat-advokat senior dan pelaku sejarah IKADIN dengan ini menyatakan bahwa kamilah perwaris sah dari IKADIN yang dulu dipimpin oleh senior seperti Harjono TJitrosoebono, Suardi Tasrif, Yap Tiam Hiem, Lukamn Wiridinata, Adnan Buyung Nasution, Amrtiwi Saleh, Sukardjo Adojojo, dan Maruli Simrangkir.

5.Dalam darah kami mengalir sejarah IKADIN dan akan melanjutkan poerjuangan IKADIN dengan semua nilai-nilai IKADIN yang menjunjung tinggi hukum dan keadilan.

6. Kami tidak ikhlas ada yang mereusak nilai-nilai perjuangan IKADIN.

7. Ikadin adalah organisai advokat yang mengembangkan misi perjuangan. Para pendahulu yang memiliki intergritas dan moralitas serta menjungjung tinggi hukum dan demokrasi yang dihasilkan IKADIN di musyawarah Nasional IKADIN di Balikpapan tahun 2007 yang ditutup oleh ketum IkADIN Todung Mulya Lubis SH di Hotel Bahtera.@aguslensa.