LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tidak menerima laporan tentang adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kecelakaan kereta api di daerah Fairfield, Connecticut, Amerika Serikat (AS), pada Jumat (17/5).

“Informasi yang kami peroleh, hingga Senin pagi ini tidak ada korban WNI,” kata Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri, PLE Priatna, dalam keterangan pers pada Senin.

Menurut dia, Konsul Jenderal RI untuk New York terus melakukan komunikasi dengan aparat setempat dan memantau dari dekat perkembangan kecelakaan kereta tersebut.

Pada Jumat (17/05) sekitar pukul 18.10 waktu setempat kereta metro jurusan New York – New Haven, Connecticut, keluar dari rel dan bertabrakan dengan kereta metro dari arah berlawanan.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan 70 orang luka-luka, tujuh orang di antaranya dalam kondisi kritis dan dirawat di St. Vincent’s Medical Centre dan Bridgeport Hospital.

Hasil penyelidikan sementara FBI menyebutkan peristiwa itu merupakan kecelakaan murni yang diperkirakan disebabkan oleh keretakan pada sambungan rel.