LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah berencana memberikan empat bantalan program kompensasi atas rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pasalnya, kompensasi tersebut untuk meringankan beban sementara.

“Rapat Setgab yang dipimpin Wapres (Wakil Presiden-red) disepakati 4 program kompensasi kenaikan yang diajukan pemerintah pada RAPBN-P 2013. Yang meliputi BLSM, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Siswa Miskin (BSM), dan Raskin,” ujar Sekjen PPP, M. Romahurmuziy kepada wartawan di Jakarta, Rabu (05/06/2013).

Khusus untuk Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), lanjut Romy panggilan akrabnya, sebagai bantalan kompensasi kenaikan harga BBM diberikan antara 4-5 bulan. Sedangkan, besaran program kompensasi lain diserahkan kepada pembahasan yang berkembang di rapat-rapat Komisi, Banggar, dan Pemerintah.

Dirinya menambahkan, adapun program infrastruktur dasar yang semula dirancang khusus untuk infrastruktur desa diserahkan kepada fraksi-fraksi untuk menyampaikan pandangannya, menyesuaikan kebutuhan sektor-sektor pembangunan yang bersifat produktif dan prioritas.

Selain itu, kata Romy, kebijakan kenaikan harga BBM itu dinilai langkah terakhir untuk penyehatan Anggara Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dan pemerintah melalui

hasil rapat setgab di kediaman Wapres Boediono yang dihadiri seluruh Ketua Umum Partai dan Pimpinan Fraksi partai koalisi tersebut menyepakati, tapi minus PKS karena tidak hadir.

“Meskipun sepenuhnya ini domain pemerintah, mendapatkan dukungan penuh dari parpol koalisi anggota Setgab. Kenaikan ini dinilai sebagai langkah terakhir penyehatan APBN,” terang Romy

Hal tersebut dilakukan, menurutnya, karena mengingat prognosis terlampauinya defisit fiskal 3 % sesuai ketentuan UU 17/2003 tentang Keuangan Negara.

Diketahui, rapat Setgab dipimpin langsung oleh Boediono dan dihadiri oleh seluruh ketua umum parpol koalisi seperti, Abu Rizal Bakrie, Hatta Rajasa, Surya Darma Ali, Muhaimin Iskandar, dan seluruh ketua fraksi parpol koalisi, seperti Syarif Hasan (PD), Amir Syamsudin (PD), Suharso monoarfa (PPP) dan Romahurmuziy (PPP). @yuanto