Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
jakarta timur

Spiritual Quetient Healty gelar sosialisasi teori dan terapi kesehatan 

LENSAINDONESIA.COM: Metode teori dan therapi kesehatan Spiritual quetient Healthy yang didirikan sejak 2004 dan baru mendapatkan hak cipta dengan no: 030367 tanggal 13 April 2006, menggelar sosialisasi teori dan terapi kesehatan di Gedung Rabani Jl Pemuda Raya No 1A, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Sabtu (15/6/13).

Menurut Pendiri teori dan therapi kesehatan Spiritual Quetient Healty Drs H.Ibnu Hajar Baedlowie MM, kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu program Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan masyarakat Jakarta agar selalu hidup sehat tanpa memerlukan biaya.

“Sehat sangatlah penting bagi kehidupan manusia, sehat itu mahal harganya dan ini sesuai anjuran program Jokowi memberikan kesehatan kepada masyarakatnya agar selalu hidup sehat yang tidak memerlukan biaya dengan mengikuti pola hidup kesehatan Rosullullah,” ujar Ibnu.

Ibnu menjelaskan, bahwa teori dan therapi kesehatan Spiritual quetient Healthy dapat diikuti berbagai usia yang tidak memandang baik itu usia tua maupun muda, dan therapi kesehatan Spiritual quetient Healthy ini sudah menjarah ke seluruh mancanegara diantaranya Hongkong, Malaysia, Singapura, Arab Saudi dan Indonesia

“Teori dan therapi kesehatan Spiritual quetient Healthy yang didasari dari pola hidup sehat Rosullullah dan Alquran, yang pada masa itu tidak terdapat obat-obatan untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Rasullullah telah mengajarkan kita dengan manfaat dari gerakan tata cara sholat yang benar, bagamana gerakan wudhu yang benar dan selalu bertumaninah serta tawadhu pada Allah SWT,” jelasnya.

Sementara itu Motivator Pelatihan teori dan terapi kesehatan yang juga pemilik pondok Sehat untuk Rakyat Wisma Sehat 786 Hj.Ernawati Ratma mengatakan, dalam rangka terwujudnya Jakarta baru yang sehat berdasarkan system pelayanan kesehatan Holistik dan Comprehenship harus melibatkan peran serta masyarakat.

Baca Juga:  Di ISEF 2019, BI bakal luncurkan Wakaf Tunai dan Zakat Digital

“ Kita harus dapat mampu mandiri dalam menjaga kesehatan dan juga mampu memberikan ilmu teori serta terapi kesehatan yang telah kami ajarkan dalam kegiatan sosialisasi kesehatan” tutur Ernawati.

Ernawati mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi teori dan terapi kesehatan ini para peserta tidak di pungut biaya.

“Adapun pelatihan ini yang kami ajarkan diantaranya Akidah dalam pengobatan, teori Bekam, SOP Bekam, Diagnosa, Anatomi,Hijamah,Psikologi Perawatan, dan Penentuan Titik Bekam dan kami juga memberikan Fasilitasi seperti : Hand Out Materi,Piagam dan Makan Siang,” pungkasnya.@winarko