LENSAINDONESIA.COM: Anggota DPR Fraksi Partai PDI Perjuangan Eva K Sundari mengaku tidak terkejut dengan hasil sidang paripurna DPR-RI yang digelar Senin (19/06/13) yang melahirkan kebijakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan 2013 (APBN-P 2013).

“Ya itu kita tidak terkejut karena besarnya partai dominan tapi kewajiban kita melakukan pendidikan politik,” ujar Eva K Sundari di gedung DPR Nusantara II, Senin Malam (17/06/13).

Kader Partai Banteng itu juga lega karena sudah menyampaikan apa yang diamanatkan oleh masyarakat. Baginya, PDIP sudah menyampaikan argumen, ada fakta berupa hitungan angka.

“Serta menyerahkan kepada masyarakat terhadap akuntabilitas partai,” lanjutnya.

Pengesahan APBN-P 2013 yang salah satunya mengatur pemangkasan subsidi BBM yang berdampak pada kenaikan harga BBM bersubsidi itu diputuskan melalui voting, setelah serangkaian negosiasi dan lobi politik yang alot. Sebanyak 338 dewan menerima Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan 2013 dan sebanyak 181 dewan menolak perubahan APBN 2013.@priokustiadi