LENSAINDONESIA.COM: Pertandingan eksebisi cabang olahraga (Cabor) Tarung Derajat, yang dilakukan dalam rangkaian Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IV/2013, ini adalah eksibisi pertama kalinya di laga Porprov Jatim, dan sangat diterima oleh pengurus KONI Kabupaten Magetan.

Pertandingan eksebisi Tarung Derajat memang untuk saat ini belum masuk dalam cabor yang dipertandingkan di Porprov, dan eksibisi yang digelar di Gedung PGRI Magetan ini, diikuti oleh puluhan atlet Tarung Derajat dari berbagai Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur. Setidaknya 26 atlit yang akan bertanding.

Sebelum pertandingan eksebisi cabor Tarung Derajat ini dimulai, panitia penyelenggara (panpel) mengadakan Upacara Pembukaan Pertandingan (UPP), dan dibuka langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Pengprov KODRAT Jatim.

Meskipun terpisah dengan pusat diselenggarakannya Porprov, yang kali ini diadakan di Madiun, namun antusias masyarakat terhadap olahraga yang terhitung baru ini, cukup luar biasa. Bayangkan saja, meski hanya bersifat eksibisi, namun beberapa atlet senior turun pada kejuaraan tersebut, salah satunya adalah Maki Mubarok asal Kota Malang yang berhasil mengalahkan Abdurahman dari Sidoarjo di kelas 55-58kg.

Disaksikan secara langsung oleh Ketua Umum Kodrat Jatim, Bambang Haryo dan Ketua Harian Koni Magetan, Suyadi, Maki Mubarok yang turun di sudut merah tampil dominan dan menghujamkan pukulan dan tedangan kearah tubuh lawan.

Ketua Umum Kodrat Jatim, Bambang Haryo mengaku bangga dengan semangat yang bertanding secara maksimal. Ia juga berharap nantinya olahraga beladiri asli Indonesia ini bisa semakin berkembang di Jatim. “Tahun ini kita menggelar eksebisi dan mudah-mudahan pada tahun 2015 tarung derajat bisa secara resmi dipertandingkan di Porprov,” kata Bambang, Selasa (25/6) siang.

Tujuan lain dari penyelenggaraan ini adalah, sebagai ajang mencari bibit unggul yang ada di daerah, selain itu juga memberikan kesempatan kepada atlet untuk bertanding sebaik mungkin agar bisa mengikuti Kejuaraan Nasional Piala Presiden pada Bulan September mendatang. “Rencanannya Puslatda tarung derajat akan digelar Bulan Juli, program latihan jangka panjang itu untuk persiapan menghadapi Kejurnas dan Pon 2016 Jabar,” terang Bambang yang juga pengusaha di bidang perkapalan itu.

Ketua Harian KONI Magetan, Suyadi juag merasa senang menjadi tuan rumah eksebisi tarung derajat. “Semoga nantinya olahraga ini bisa berkembang dikalangan anak muda Magetan,” katanya.

Sementara itu Ketua Panpel Mochamed Muhsin menjelaskan, pada kejuaraan eksebisi ini diikuti oleh 26 atlet dari delapang Pengcab, seperti, Surabaya, Kediri, Batu Kota Malang, Lamongan, Tulungagung, Jember dan Sidoarjo.

Sedangkan kelas yang dipertandingkan, 55-58kg, 58,1-61kg, 61,1-64kg, 64,1-70kg (untuk kelompok putra) dan49-52kg (putri). “Kejuaraan ini juga dihadiri para atlet dari Trenggalek, Jombang, Kota Mojokerto dan Magetan. Namun karena tingkatan sabuknya tidak memenuhi syarat, mereka belum diperbolehkan bertandingn” katanya. @angga_perkasa