LENSAINDONESIA.COM : Sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Cabor renang, tak berpengaruh bagi Ponorogo untuk membidik juara. Bahkan Kota Warok ini hanya mengirimg 5 perenang saja.

Biasanya tuan rumah bersemangat menjuarai sebuah turnamen. Karena diuntungkan dari segi geografis, psykologis dan suporter. Selain itu juga tak perlu mengeluarkan biaya besar karena kemudahan akomodasi.

Apalagi medali emas, perunggu pun tak berani mengharap. Targetnya hanya memperbaiki catatan waktu saja. Seperti yang disampaikan pelatih renang Ponorogo, Ardio Laksono kepada LICOM, Senin (24/6/2013)

“Memang kita tidak menargetkan juara. Hanya saja 5 atlet yang
diturunkan untuk memperbaiki catatan waktu saja di cabor renang ini,”
ungkapnya.

Kurang gregetnya tim renang Ponorogo ini, nampak di putaran pertama. Tak satu pun wakil Bumi Reyog menjuarai 16 kelas yang dipertandingkan. Sementara Gresik masih memimpin puncak perolehan medali dengan 7 emas, 1 perak dan 6 perunggu. Disusul Surabaya sebagai runner up, dengan 3 emas, 6 perak dan 4 perunggu.

Berbeda dengan Kabupaten Ponorogo yang berada di posisi ke 15 tanpa perolehan medali satu pun. Sementara itu, Cabor renang yang digelar di kolam renang Tirto Manggolo, Jalan Pramuka Ponorogo masih menyisakan berapa nomor dan akan berlangsung hingga tanggal 26 mendatang.@arso