Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EKONOMI & BISNIS

Perekonomian Indonesia menyimpang dari Pancasila 

LENSAINDONESIA.COM:  Jendral TNI Purnawirawan Wiranto menilai, tata perekonomian Indonesia sudah tak lagi mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

Penilaian itu disampaikan dalam acara Temu Usaha Koperasi dan Rapat Anggota Tahunan XXXII, di Aula Fisip UNITOMO Surabaya, Jumat 28/6/2013).

Dalam kesempatan ini, Wiranto mengurai permasalahan ekonomi masa kini dan mendatang. Menurutnya,  masa depan perekonomian bangsa ini, sangat bergantung pada generasi muda sekarang.

“saya sendiri tadi mengingatkan, bahwa kita tidak boleh terjebak dalam kondisi seperti ini, yang membuat kita kehilangan arah. Untuk keluarnya juga susah,” tegas mantan Panglima ABRI tahun 1998/1999 ini, pada LICOM.

Menurutnya, di mata dunia pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tergolong bagus. Ttetapi di sisi lain, Indonesia dikenal sebagai negara korup. Ditambah rendahnya  human development index (Indeks Pembangunan Manusia) dan pendidikan, yang kalah bersaing dengan negara lain.

Wiranto juga menandaskan, bahwasannya persoalan-persoalan ini merupakan prinsip-prinsip dasar bernegara. Untuk itu, membutuhkan keputusan atau kebijakan yang keluar dari paradigma sempit.

“Harapan saya adalah para pemuda ini bisa keluar dari pola pikir yang sempit, yang merupakan pemikiran tradisional sehingga Negara kita bisa maju dan berkembang,” katanya.

Secara wacana, perekonomian negara ini sangat melenceng dengan tatanan ekonomi pancasila, yang menjunjung tinggi  nilai-nilai kemanusiaan.Tak hanya mengutamakan keuntungan semata.

“Namun sekarang kita sudah masuk dalam era free market atau lebih dikenal dengan pasar bebas. Sehingga toleransi itu tidak ada lagi. Petani dilepaskan begitu saja untuk bersaing dengan petani negara maju. Lalu dimana letak ekonomi pancasilanya?” Sindir Ketua Umum Partai Hanura tersebut.@dony

Baca Juga:  Polisi tangkap kakek-nenek yang sering pesta sabu di kamar mandi