LENSAINDONESIA.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur mengumumkan tiga calon legislatif (Caleg) yang diduga bermasalah. Dua diantaranya dinilai terlibat persoalan hukum yang belum selesai.

Komisioner KPU, Agus Mahfudz Fauzi, mengatakan ketiga Caleg tersebut berasal dari Partai Nasdem, Gerindra dan PDI Perjuangan. Menurutnya, informasi tersebut diperoleh dari laporan masyarakat usai diumumkannya daftar calon sementara (DCS) sejak 14–27 Juni lalu.

“Caleg dari Partai Nasdem dilaporkan sebagai terpidana kasus kayu ilegal dan seorang lagi dari PDIP masih terlibat kasus perdata hutang piutang senilai Rp 300 juta,” katanya saat dikonfirmasi LICOM, Jumat (5/7).

Sementara untuk Caleg dari Partai Gerindra laporannya masih dianggap sebagai pengurus aktif organisasi Muhammadiyah. Sayangnya KPU tidak mau mempublikasikan nama ketiga Caleg itu.

Sekarang ini, KPU sudah mengkonfirmasikan nama ketiga caleg itu ke masing-masing parpolnya. Selain itu, Agus juga minta agar klarifikasi laporan masyarakat ini bisa segera ditindaklanjuti. “Apabila laporan ini benar maka parpol berhak melakukan penggantian dengan cara menyerahkan kembali ke KPU Jatim,” tegasnya.

Untuk perbaikannya, KPU masih memperbolehkan parpol mengganti nama dan menempatkan penggantinya di nomor urut calon sebelumnya. Paling lambat pihaknya akan menunggu hingga 1 Agustus 2013.

Diketahui tanggal 5–18 Juli merupakan waktu klarifikasi jawaban. Untuk toleransi penggantian pada 19–25 Juli dan 26 Juli–1 Agustus adalah masa perubahan pencalonan para caleg. @sarifa