Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Bisnis

Tugu Mandiri kelola dana pesangon TKJP Pertamina 

LENSAINDONESIA.COM: PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (Tugu Mandiri) mengumumkan pengelolaan dana pesangon bagi Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP) PT Pertamina (Persero). Pengelolaan dilakukan melalui program Mandiri Asuransi Pesangon Sejahtera atau MAPS.

Pengumuman ini dilakukan dengan penyerahan plakat kepada wakil Perusahaan Jasa Penunjang/PJP serta Kartu Peserta kepada wakil TKJP yang ditempatkan di lingkungan Marketing Operation (MOR) III. Direktur Utama Tugu Mandiri Lilies Handayani menyatakan program MAPS merupakan wujud kepedulian atas tujuan Pertamina dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para TKJP di lingkungannya.

“Kepercayaan Pertamina kepada kami merupakan kebanggaan dan menjadi komitmen kami untuk memberikan layanan profesional bagi masa depan peserta program,” jelas Lilies Handayani dalam siaran pers diterima LICOM di Jakarta, Senin (08/07/13).

Menurut Lilies, program asuransi pesangon MAPS menjadikan perusahaan lebih fokus dalam menjalankan bisnisnya. Pada tahap pertama kartu peserta akan didistribusikan kepada sekitar 1600 peserta di Unit Bisnis Marketing Operation Region III. Diikuti tahap berikutnya ke unit-unit bisnis Pertamina lainnya yang jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 21 ribu peserta.

“Program MAPS bagi TKJP Pertamina merupakan produk asuransi yang memberikan jaminan manfaat uang pesangon bagi TKJP yang berhenti atau pensiun. MAPS ini juga menjadi solusi bagi perusahaan-perusahaan dalam
mengimplementasikan peraturan pemerintah terkait kesejahteraan pekerja outsourcing atau TKJP,” tutur Lilies.

Tugu Mandiri merupakan salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia yang berdiri pada 1985 dan didukung oleh pemasar berpengalaman dan profesional. Tugu Mandiri memiliki beragam produk perlindungan, seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, unit link, program pesangon, dan program Dana Pensiun (DPLK) melalui jalur distribusi keagenan, Captive, Corporate, dan DPLK (untuk pensiun dan kesejahteraan pekerja).

Baca Juga:  Pemkot Malang kucurkan dana Rp 5 miliar untuk sistem ekonomi kreatif berbasis digital

Tahun 1993 Tugu Mandiri mendirikan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dengan nama DPLK Asuransi Jiwa Tugu Mandiri atau DPLK Tugu Mandiri melalui pengesahan dari Menteri Keuangan RI nomor Surat Keputusan
No.Kep-172/KM.17/1993 tanggal 16 Agustus 1993.

Dengan dukungan delapan kantor pemasaran di Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya, Pekanbaru, Palembang, dan Medan, Tugu Mandiri telah menjalin kemitraan strategis dengan lebih dari 1500 provider
kesehatan (Rumah Sakit, Klinik, dan dokter) yang tersebar di seluruh Indonesia.@Rudi