Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE DEMOKRASI

Demokrat: UU Pilpres lama masih relevan 

LENSAINDONESIA.COM: Partai Demokrat berkilah soal penolakannya atas perubahan Undang-Undang Pemilihan Presiden. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, Nurhayati Ali Assegaf mengatakan, tak hanya soal partai politik saja yang harus dipikir.

Menurutnya, kepentingan masyarakat juga harus dipikirkan. Masih banyak rancangan undang-undang yang blum selesai dibahas oleh DPR.

“UU pilpres belum perlu direvisi. Masih relevan. Kami ingin gunakan UU yang lama,” ujar Nurhayati di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Selasa (09/07/13).

Menurutnya, angka Presidential Threshold 20 persen itu sekarang sudah ideal. Pihaknya menilai hal itu bukanlah untuk kepentingan Demokrat semata namun juga untuk masyarakat.

“Kalau terlalu bahyak capres masyarakat bingung. Makanya dibuka konvensi masyarakat tentukan capres,” tegas Nurhayati.

Jadi, lanjutnya, angka Presidential Threshold yang sekarang sudah memadai dan tak perlu dilakukan perubahan.@endang

Baca Juga:  Tiket pertandingan uji coba Timnas Indonesia U-19 vs China mulai dijual via online