Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE PROOTONOMI

Anggota DPRD Jabar kecewa atas layanan Asuransi Mitra 

LENSAINDONESIA.COM:Beberapa anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) merasa mendapat pelayanan tidak profesional dari perusahaan Asuransi Mitra selaku pemegang hak asuransi kesehatan bagi seluruh anggota DPRD Jabar.Kekecewaan tersebut muncul setelah klaim asuransi kesehatan yang seharusnya mereka terima,tidak terpenuhi sesuai dengan yang diharapkan. Bahkan mereka ( anggota dewan-red) mensinyalir perusahaan asuransi pemegang tender kesehatan para anggota dewan tersebut tidak memiliki kualifikasi yang baik.

“Saya kecewa dengan pelayanan perusahaan Asuransi Mitra/Mitra Health, sebagai pemegang hak asuransi kesehatan para
anggota DPRD Jabar. Saya menilai perusahaan tersebut tidak cukup kaya dan layak sebagai penjamin pembiayaan kesehatan
DPRD ,” tandas anggota Komisi E DPRD Jabar, Humar Dhani,Sabtu (13/7/13).

Humar menjelaskan, banyak hal yang harus dikoreksi dari asuransi Mita tersebut, diantaranya masalah layanan klaim yang ternyata hanya dapat dilakukan di rumah sakit tertentu dan hanya berada didalam Kota Bandung khususnya yang telah berprofider.

Sedangkan sebagian besar anggota dewan bertempat tinggal di luar Kota Bandung.Rumah Sakit di Kota Bandung pun, kata Humar Dhani terbatas hanya di beberapa rumah sakit saja, seperti Rumah Sakit Hermina Arcamanik, Hermina Pasteur, RSU Bungsu, Advent, dan Boromeus.Selain itu, tambahnya, masalah pembayaran klaim, selain tidak lancar juga sering tidak tepat waktu. Ia mencontohkan, seperti pembayaran klaim untuk kaca mata sehat, hingga saat ini terjadi
kemacetan pembayaran yang cukup lama hingga satu bulan,”Padahal dalam perjanjian pembayaran klaim paling lambat selama dua minggu. Kejadian ini,”katannya.

Justru memicu anggapan pihak asuransi sengaja melalaikan kewajibannya. Ketika Hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala Cabang Jawa Barat Asuransi Mitra/ Mitra Health di Jln.Supratman Kota Bandung Anton Sidabutar,kepada wartawan,mengaku baru mengetahui adanya klaim atas permasalahan pelayanannya antara lain masalah keterlambatan pembayaran klaim kaca mata oleh asuransi Mitra yang menjadi hak anggota Dewan,Diakui, masalah tender dengan DPRD Jabar pihaknya tidak tahu menahu, sebab yang mendapatkan tender adalah Asuransi Mitra Cabang Bogor.

Baca Juga:  154 pemain ikuti seleksi pembentukan tim futsal Jatim

“Saya sebetulnya tidak tahu menahu masalah tender dengan DPRD Jabar, sebab yang melakukan tender itu Asuransi
Mitra Cabang Bogor, sedangkan kami di sini (Asuransi Mitra Cabang Jawa Barat) hanya berwenang menghandle (memfasilitasi) jika terjadi permasalahan,”kata Anton.

Menurut Anton, perusahaannya membuka layanan asuransi kesehatan relative baru, tepatnya dua tahun yang lalu. Sebelumya perusahaannya lebih banyak bergerak di bidang asuransi kendaraan, properti dan kendaraan alat berat.

“Untuk asuransi kesehatan ini kami termasuk pemain baru yakni dimulai sekitar tahun 2010, sebelumnya kami main di
asuransi mobil, kendaraan alat berat dan property, “ujarnya. @husein.