LENSAINDONESIA.COM: Terduga teroris kelompok Tulungagung yang ditangkap Densus 88 Anti Teror, Senin (22/8/2013) pagi tadi, ternyata salah satunya berstatus guru honorer di salah satu sekolah dasar setempat. Sedang seorang tersangka lainnya, merupakan staf desa, bidang kesejahteraan rakyat (Kesra).

Masing-masing bernama Mugi Hartanto (38) warga desa Gambiran RT 01 RW 03, Kecamatan Pagerwojo dan Sapari (47) warga Desa Penjor. Mugi merupakan guru honorer di SDN Geger. Sedangkan Sapari merupakan staf bidang Kesra, di desa Penjor, Kecamatan Pagerwojo.

Keduanya ditangkap dalam penggerebekan di Jl Pahlawan, Kecamatan Kebon Waru, Tulungagung, pagi tadi. Hingga berita ini diturunkan, belum bisa dipastikan kedua terduga yang masih hidup ini, dibawa kemana. Sebab ada kesimpang siuran informasi, apakah mereka dibawa ke Mapolda Jatim, atau Mabes Polri.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awie Setiyono, tidak memberi keterangan mengenai hal ini. Dengan diplomatis, dia hanya mengatakan saat ini Kapolda sedang menuju ke lokasi (TKP) untuk mengetahui kronologis penggerebekan. “Pak Kapolda sedang menuju Tulungagung untuk mengetahui detail kejadiannya,” ucapnya singkat. @Rofik