LENSAINDONESIA.COM: Bulan Ramadhan benar-benar menjadi bulan berkah bagi pasangan suami istri, Muslihudin (29) dan Siti Mujiatin (25). Pasangan muda yang baru melahirkan anak pertama ini mendapat anugerah bayi kembar tiga.

Warga Dukuh Mlancar, Desa Gegeran, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo ini, merasa bahagia tiada tara. Keduanya tidak menduga, jika anak pertamanya lahir kembar tiga, berjenis kelamin perempuan semua. Mujiatin melahirkan bayi kembar tiga di ruang Perinatologi, Ruang Melati RSUD dr Harjono, Kabupaten Ponorogo pukul 12.45 WIB, Senin (22/7/2013).

Proses persalinan normal dan berjalan dengan lancar, mulai bayi pertama hingga bayi yang ketiga. Mereka dilahirkan hanya selisih 15 menit, amtara bayi pertama, kedua dan ketiga. Bayi pertama lahir sekitar pukul  12.45 WIB, disusul bayi kedua pukul 13.00 WIB dan terakhir bayi ketiga pukul 13.15 WIB.

Mujiatin ketika ditemui di RSUD mengaku lega buah hatinya lahir kembar tiga dengan selamat. Dirinya pun mengaku tidak pernah menduga akan mempunyai anak kembar tiga. Sebab, selama masa kehamilan tidak pernah merasakan hal yang beda. Bahkan, ia baru mengetahui bayinya akan kembar seminggu jelang melahirkan dari USG dokter.

“Waktu di-USG kata dokter kembar dua, tapi setelah lahir malah kembar tiga,” kata Mujiatin lirih ditemani suaminya Muslihudin, Selasa (23/07/2013) .

Muslihudin belum memberikan nama bagi tiga buah hatinya tersebut. “Namanya masih menunggu, karena masih banyak usulan, biar pas dan bagus,” katanya.

Sementara itu, Humas RSUD Ponorogo, Susi menjelaskan Mujiatin menjalanai proses persalinan normal. Kondisi ini beda dengan kasus kembar 3 asal Kecamatan Jambon pada 2 bulan lalu,  yang melalui proses operasi Caesar.

“Mujiatin ini melahirkan bayi kembar tiga dengan normal tidak seperti kasus pada dua bulan lalu. Sekarang bayi dan ibunya masih dalam tahap observasi di Ruang Perinatologi, Ruang Melati,” imbuhnya.

Hanya saja, kata Susi, ketiga bayi yang dilahirkan Mujiatin tersebut termasuk dalam kategori bayi prematur. Pasalnya, berat badan bayi dibawah normal ukuran bayi yakni 2.500 gram. Akan tetapi, kondisi bayi dan ibunya sampai saat ini masih dalam kondisi sehat dan baik.

“Ketiga bayi tergolong lahir prematur. Berat badannya dibawah normal. Bayi pertama beratnya 1.400 gram, bayi kedua 1.400 gram, dan bayi terakhir memiliki berat 1.600 gram. Sampai saat ini masih dalam inkubator,” pungkasnya.@arso_lensa