Advertisement

LENSAINDONESIA.COM:Trisno ketua Yayasan Thoriqotul Jannah Rumah zakat centre mengatakan diterimanya sertifikat Sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 menunjukan bahwa zakat centre telah menjadi lembaga menerapkan prinsip yang mengutamakan efektifitas kerja yang ber kelanjutan dengan pedoman pola berfikir PDCA ( planning, Do, Check, Action).

Selain itu, Trisno mengungkapkan, di wilayah tiga Cirebon pada bulan suci ramadhan mengalami peningkatan yang sangat tajam, masyarakat kini banyak yang menyalurkan zakatnya melalui rumah zakat.

“Untuk tahun 2013,kami mengalami peningkatan hingga 20 milyar dari 1237 muzaki di wilayah cirebon,”katanya kepada LICOM,di hotel Aston Cirebon Sabtu (28/7/13).

Trisno menambahkan melalui program sertifikasi sistem manajemen mutu ISO 9001-2008, dikatakan Jack Matatula Managing Director Jannah, bahwa masyarakat cirebon untuk tahun sekarang sadar dengan zakat, pasalnya meningkat hingga 12 persen, pada tahun 2013, sebesar Rp. 20 milyar sedangkan pada tahun 2012 lalu hanya sebesar Rp. 14 Milyar,

Selain itu, Trisno mengaku penerimaan Ziswa (zakat infaq dan Wakaf) selama kurun waktu 3 tahun,”Jadi zakat centre telah menerima pada tahun 2011 sebesar Rp. 926 Milyar,disalurkan Rp. 487 Milyar, penerimaan tahun 2012 sebesar Rp. 1.460 Triliun,telah disalurkan sebanyak 711, sedangkan hingga bulan Juli 2013 penerimaan Ziswa sebesar Rp. 811 dan telah disalurkan sebesar Rp. 464,” ungkap M. Anwar Musaddad Direktur Zakat centre.

Total anggaran yang terkumpul pada tahun 2013 sebesar Rp. 1.663.772.125, yang disalurkan kepada penerima Ziswa, yakni, fisabillilah sebanyak Rp. 77.270.000,gerakan peduli umat Rp. 154.983.850, Santunan Anak yatim piatu Rp. 229.459.3250,
sisanya terbagi beberapa bidang kesehatan, pendidikan, biasiswa enterpreuner, pembinaan siswa, griya tanfidz, qurban serta zakat fitra dan fidya, tandasnya@ Moch mansyur