LENSAINDONESIA.COM: Gugatan pasangan Khofifah-Herman (BerKaH) ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait dicoretnya nama BerKaH oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, sebagai kontestan Pilgub Jatim 2013, telah resmi diputuskan.

Dalam sidang pembacaan keputusan yang digelar Rabu (31/7/2013) siang di Jakarta, DKPP yang diketuai Jimly Asshidiqie menjatuhkan sanksi kepada lima komisioner KPU Jatim. Yang terberat, tiga komisionernya diberhentikan sementara dari jabatannya. Masing-masing Agus Mahfudz Fauzi, Najib Ahmad dan Agung Nugroho.

Salah satu Komisioner KPU Jatim yang diberhentikan sementara, Agus Mahfudz Fauzi mengaku pasrah menerima keputusan dalam sidang gugatan ini. “Kami harus menghormati keputusan DKPP, mbak,” ungkapnya pada LICOM lewat Blackberry messenger.

Lebih Agus menjelaskan, sanksi pemberhentian sementara yang diterimanya itu akan berlaku sampai pasangan BerKaH dijadikan sebagai calon dalam Pilgub Jatim 2013 nanti. “Misalkan hari ini KPU RI sudah menjadikan BerKaH sebagai calon melalui plenonya, otomatis kita langsung jadi anggota KPU Jatim lagi,” tegasnya.

Sekedar diketahui, dalam sidang pembacaan keputusan tadi, DKPP menyatakan bahwa KPU Jatim tidak diperkenankan membuat keputusan selanjutnya karena jumlah komisionernya hanya dua orang setelah hasil keputusan dibacakan.

DKPP memerintahkan KPU RI untuk meninjau kembali putusan KPU Jatim dalam memulihkan pasangan calon Khofifah-Herman. Setelah ada keputusan baru, ketiga komisioner secara otomatis status pemberhentian sementaranya hilang dan kembali menjadi anggota komisioner KPU Jawa Timur. @sarifa