Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JATIM RAYA

Pembantu nekad embat harta majikan sendiri 

LENSAINDONESIA.COM: Kasus berikut ini merupakan peringatan bagi warga agar berhati-hati saat meninggalkan rumah untuk tidak lupa mengunci. Seperti yang dialami Karno , warga Jl Niti Negoro RT IX/RW IV, Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun, yang kehilangan 23 gram emas yang diduga dicuri pembantunya sendiri.

Untung saja petugas Polsek Taman yang mendapat laporan korban segera bertindak cepat dan berhasil mengamankan Wiwin Handayani (32) warga Jl Niti Negoro RT VI/RW II, tetangga sekaligus pembantu korban sendiri yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah Karno.

Modus pencurian yang dilakukan Wiwin ini yakni memanfaatkan kebiasaan Karno yang tak pernah mengunci kamar pribadi dan almari. Sebagai pembantu rumah tangga, tersangka mengetahui tempat penyimpanan barang berharga milik sang majikan.

Saat rumah kosong, Wiwin mengambil perhiasan emas berupa gelang rantai, gelang tangan, dan sepasang anting dari dalam dompet istri majikannya itu.

Selang dua hari kemudian dompet yang berisi perhiasan tadi diganti dengan yang palsu untuk tak menimbulakn kecurigaan. Selanjutnya barang-barang hasil curian dijual ke Pegadaian Pasar Sleko, sekitar Rp 7 juta.

Saat diamankan polisi Wiwin akhirnya mengakui semua perbuatannya itu dan mengatakan bahwa uang hasil penjualan perhiasan curian itu telah habis digunakan bayar hutang dan penuhi kebutuhan sehari-hari. “Sudah habis semua buat kebutuhan saya,” akunya tenang.

Kapolsek Taman, AKP Sudono menjelaskan Wiwin Handayani dikenakan pasal 362 KUHP yaitu pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan, dengan barang bukti 1 (satu) lembar kertas surat gadai gelang emas rante berat sekitar 23 Gram yang dikeluarkan Kantor Pegadaian Pasar Sleko. “Namun tersangka mengaku uang hasil mencuri emas itu telah habis,” terangnya. @ dhimas/arso

Baca Juga:  Wali Kota Sutiaji Satu RW one hafidz Al Quran