LENSAINDONESIA.COM:Dalam rangka penyusunan rancangan peraturan daerah (Raperd) tentang penyertaan modal kepada PD Bank
Perkreditan Rakyat, Badan Legislasi DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke PD BPR Garut Kota.

Tujuan BPR Garut tersebut, terkait adanya usulan penyertaan modal dalam rancangan APBD Perubahan 2013, oleh pihak eksekutif,” kata Anggota Banleg DPRD Jabar Dady Rahanady kepada LICOM saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Rabu (4/9/2013).

Selain itu, dalam kunjunganya, BPR Garut Kota , rombongan Banleg langsung berkoordinasi dan berkomunikasi dengan badan pengawas dan manajemen BPR Garut Kota yang didanai oleh APBD Jabar.

Dalam pertemuan tersebut, pihak BPR meminta penambahan modal dan juga mengusulkan perubahan nama dari PD BPR Garut Kota menjadi PT BPR Intan Jabar.

Dikatakan soal penyertaan modal itu, kewenagan Komisi C selaku mitra terkait, namun Banleg soal Raperdanya. Sedangkan soal penggantian nama dari PD.BPR Garut Kota menjadi PT. BPR Intan Garut, itu perlu dikaji lagi.

Hal ini mengingat , terdapat di Raperda yang ada dimana dalam naskah akademis menyebutkan PT BPR Gaurt Kota, padahal PT nya sendiri belum ada legalistasnya, yang ada sekarang PD bukan PT,”ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, kami dari Banleg DPRD Jabar menegaskan betul kepada Badan Pengawas dan Direksi PD BPR Gaurt Kota bahwa apa yang terjadi di Bank BJB jangan sampai terjadi pula pada BPR setelah jadi PT.

Lebih lanjut Dia menjelaskan, DPRD dan Pemprov Jabar saat akan mendirikan PD BPR Jabar yang tersebar di sekluaruh kab/kota se Jabar termasuk penyertaan modal untuk mendukung dan membantu para
pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) akar tetap eksis dan berkembang.

Untuk itu, kita khawatir bila PD BPR jadi PT BPR sudah tidak sesuai lagi dengan ruh dan semangat pendirian BPR. Disisi lain tentunya dalam penerapan kredit, tentunya akan mengikuti Bank umum, yang bunganya akan besar juga para pelaku akan terkendala masalah anggunan/jaminan, sementara pelaku UMKM mayoritas tidak memelikinya.
Hal ini tidak boleh terjadi, tegasnya.@husein.