Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Jawa Timur

Proyek Gedung Rawat Inap Dampak Rokok Jombang akhirnya dikerjakan 

LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten Jombang akhirnya mengerjakan proyek dana alokasi khusus (DAK) pembangunan
Proyek pembangunan Gedung Rawat Inap Khusus Pasien Dampak Rokok di RSUD Jombang.  Proyek senilai Rp 2,9 miliar yang sempat mengalami gagal tender itu diyakini bakal selesai pada 15 Desember 2013.

Meski pengerjaannya hanya menyisakan waktu kurang dari empat bulan, namun rekanan Pemkab Jombang diyakini bisa melaksanakan dan menyelesaikan pembangunan gedung tersebut sesuai rencana.

“Dari retender kedua ini sudah ada pemenangnya, Lelangnya dimenangkan PT Tiga Mutiara asal Kediri,” ungkap Kabag Administrasi Perlengkapan, Tri Endah Sektiwati.

Dia mengatakan, selama proses retender melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) dibawah kendali Bagian Perlengkapan, PT Tiga Mutiara mengalahkan lima rekanan yang lolos seleksi administrasi. Dari total 25 rekanan peserta download dokumen lelang di Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Endah menjelaskan, setelah dipastikan memenangkan tender, Pokja ULP lantas menyiapkan pengumuman pemenang tender melalui LPSE. Penyusunan surat perintah kerja (SPK) kepada rekanan yang berkantor di Jl Letjend Suprapto nomor 15, Kediri juga sudah dilakukan. “Tapi yang menerbitkan tetap PPK (pejabat pembuat komitmen) RSUD sebagai dinas terkait,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Direktur Umum, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, Puji Umbaran, mengaku optimis rekanan bisa mengerjakan pembangunan gedung rawat inap khusus pasien dampak rokok di RSUD Jombang, meski waktu yang tersisa tidak kurang dari 4 bulan.

Dalam klausul kontrak tender, lanjut Puji Umbaran, PT Tiga Mutiara mengaku mampu mengerjakan proyek selama 110 hari meski baru dimulai awal bulan September 2013.

“Dengan waktu segitu (110 hari), kami rasa sudah cukup. Maksimal selesai pada 15 Desember,” katanya, Sabtu (07/09/2013).

Gedung rawat inap khusus pasien dampak rokok di RSUD Jombang, nantinya menyediakan beberapa ruangan untuk menampung 60 kamar tidur pasien.

Baca Juga:  Sambut Piala Dunia U-20, ribuan orang diajak kerja bakti percantik Stadion GBT

Ke enam puluh kamar pasien tersebut meliputi kelas I, kelas II dan kelas III.  ”Yang paling banyak menampung pasiennya ada di ruang kelas III,” pungkas Puji.@MOH_syafii