Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Mojokerto

Warga Banyuasin Jombang naik turun bukit 2 kilometer demi air bersih 

LENSAINDONESIA.COM: Krisis air tengah mengancam sejumlah daerah di Kabupaten Jombang. Salah satu wilayah paling parah adalah di Kecamatan Ngusikan, tepatnya di Dusun Banyuasin, Desa Kromong. Di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Lamongan ini, sumber air andalan warga debit airnya terus menyusut.

Jika tak kunjung turun hujan, dipastikan 100 kepala keluarga (KK) yang tinggal di daerah itu bakal kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Dalam 1 bulan terakhir, warga harus menempuh jarak 1 hingga 2 kilometer untuk mendapatkan air bersih.

Sumur andalan warga di daerah perbukitan yang berjarak cukup jauh itupun kini debit airnya terus menyusut. “Tambah hari sumur tambah menyusut, sekarang sulit mendapatkan air bersih,” ungkap Ayuning, ibu rumah tangga yang tinggal di Dusun Banyuasin, Desa Kromong kepada LICOM, Sabtu (07/09/2013).

Dia mengatakan, dibanding tahun sebelumnya, kondisi kekeringan yang dialami warga Dusun Banyuasin saat ini memang tidak terlalu parah. Jika dulu warga seolah kehilangan sumber air bersih selama musim kemarau, kali ini sumber air andalan mereka masih bisa memenuhi. “Sumur itu satu satunya andalan kami, tapi kondisinya kadang keluar air terkadang tidak,” kata Ayuning.

Wahyudi, warga lainnya menambahkan, kebutuhan air bersih warga Dusun Banyuasin berbeda dengan desa lainnya. Selain harus bersusah payah mendapatkan air bersih, di sumur yang dibangun tahun 1989 tersebut, warga harus berbagi dengan warga desa lainnya, yakni, warga di Banyuasin Selatan.

Banyuasin selatan adalah Dusun berpenduduk 77 KK yang berada di wilayah Kabupaten Lamongan. ”Harapan kami segera ada turun hujan, atau paling tdak ada bantuan air bersih dari pemerintah. Dengan begitu kekhawatiran warga mendapatkan air bersih bisa tercukupi,” ujar dia.

Wahyudi memprediksi, jika dalam waktu dekat tak turun hujan, sumber air andalan warga di perbatasan Kabupaten Jombang dan Lamongan ini tidak akan mampu bertahan hingga dua pekan kedepan. Ssumber tak lagi mengeluarkan air dengan lancar, bisa bisa tidak sampai dua minggu air akan habis,” pungkas dia.

Menanggapi kondisi krisis air yang melanda penduduk Banyuasin yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Jombang dan Lamongan, Polres Jombang mengirimkan sebanyak 8 ribu liter air bersih. Ribuan liter air yang diangkut menggunakan dua truk tangki milik PDAM Jombang ini dibagikan kepada 100 KK yang tinggal di Dusun Banyuasin, Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Warga yang sejak beberapa hari lalu kesulitan air bersih rela mengantre menunggu giliran pengisian menggunakan juriken berbagai ukuran.@MOH_syafii