Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.  
Surabaya

Auman harimau Sumatra, jadi musik terapi penyakit kronis 

LENSAINDONESIA.COM: Musik memiliki banyak fungsi, selain untuk hiburan, teman saat santai maupun penenang jiwa yang gelisah, juga bisa menjadi terapi penyembuhan penyakit kronis.

seperti yang telah dilakukan oleh seorang kreator musik asal Surabaya, Doddy Hernanto. Dia membuat musik terapi untuk penyembuhan penyakit kronis dari suara harimau Sumatera.

Pria yang akrab dipanggil Mr D ini, sebelumnya telah merekam suara auman harimau sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) langsung dari kandangnya di Taman Safari 1 Bogor. Mr D merekam suara harimau tersebut dengan mic khusus. Sedangkan untuk mixing lagu, melalui gadget apple yang dimilikinya.

“Suara auman harimau memiliki frekuensi menenangkan. Suara frekuensinya sekitar 70-80 by per second (bps). Jadi bisa digunakan sebagai musik terapi penyembuhan,” ungkap pria yang pernah meraih prestasi Giutar of the year di inggris tahun 2012 lalu.

dr. Wiwiek Indriyani Maskoep S.Ppd, membenarkan pernyataan tersebut. Dokter di Poliklinik Paliatif & Bebas Nyeri RSUD dr Soetomo Surabaya tersebut menjelaskan, bahwa secara holistic manusia biologis, sosial, psikologis, spiritual dan kultural.

“Terapi musik ini bisa bersifat sebagai penenang. Jadi lebih berfungsi ke psikolgis penderita yang terkena penyakit kronis seperti kanker,” ujarnya.

Hari ini (9/9/2013) telah didemokan sample terapi musik penyembuhan ke salah satu penderita penyakit kanker payudara. Pasien tersebut diperdengarkan alunan musik harimau karya Mr D. Bagi pasien yang melakukan terapi musik ini, harus dalam ruangan kedap suara. Serta didampingi guide untuk  memberikan instruksi.

“Terapinya 1 lagu berdurasi 3 menit, diputar 2 kali. Rutin dilakukan 2 kali seminggu. Lalu diberi evaluasi. Apakah ada perubahan terhadap pasien,” terang dr. Wiwiek.

Mr.D sendiri rencananya akan mencoba membuat terapi musik penyembuhan lagi dari berbagai satwa langka lainnya. Dia berencana akan merekam suara burung jalak bali, lumba-lumba dan badak.@syska_liana

Baca Juga:  Pesan kerukunan umat beragama dari Surabaya