LENSAINDONESIA.COM: Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2010 Dina Faizah berhasil meraih 2nd Winner (Silver Medal) of Overall Competitive Oral Paper Presentation pada ajang 3rd Annual Medical Students’ International Conference (MEDSICON) 2013 pada 11 Agustus 2013 di New Delhi, India.

Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh Mahavir Medical College and Safdarjung Hospital, New Delhi, India yang diikuti oleh mahasiswa kedokteran jenjang sarjana maupun pascasarjana dari Bangladesh, India, Inggris, Indonesia, Rusia, Malaysia, Sri Lanka, Nepal. Delegasi dari Rusia berhasil meraih predikat 1st winner dan delegasi dari India meraih posisi 3rd winner.

Dalam seleksi awal, Dina berhasil terpilih dalam 100 abstrak penelitian terbaik dari 600 abstrak yang masuk. Dina mempresentasikan penelitian berjudul “Perspective and Perception of Latah among Junior High School Student in Jakarta, Indonesia”. Tema Latah yang dibawakan Dina dinilai unik bagi para kontestan maupun tim juri karena tidak banyak yang mengetahui fenomena tersebut.

Gadis kelahiran Jakarta, 11 November 1992 ini juga memperagakan adegan layaknya orang latah untuk menggambarkan secara jelas mengenai latah. Hasil penelitian menyatakan bahwa latah terbanyak yaitu latah pengulangan perkataan (echolalia) dan sisanya adalah latah pengulangan gerakan (echopraxia). Seluruh responden mengemukakan, awal mula mereka latah adalah untuk mencari ketenaran serta menghibur lingkungan sekitarnya.

Latah merupakan suatu kondisi mental yang tidak biasa, dimana penderitanya akan mengulang setiap perkataan, gerakan, maupun sikap bila dikagetkan oleh orang lain. Istilah latah sendiri hanya dikenal di Indonesia dan Malaysia, dan menurut penelitian tersebut kebanyakan penderita latah adalah perempuan. Fenomena latah sangat terkenal di Indonesia, namun sayangnya tidak satu pun penderita yang mencari pertolongan profesional, walaupun mereka tahu bahwa latah merupakan suatu penyakit dan bisa disembuhkan.

Penelitian yang dilakukan Dina mengenai latah merupakan penelitian lanjutan dari Dr. dr. Martina W. Nasrun, SpKJ(K) yang telag dipresentasikan pada pagelaran Malaysia Indonesia Brunei (MIB) Medical Sciences Conference 2013.  Kemudian dr.Martina mempersempit subjek penelitian hanya pada kalangan remaja yang kemudian dilakukan oleh Dina.

Dina tak sendiri dalam melakukan penelitian ini. Ia bersama ketiga rekannya yaitu Fia A. Mutiksa, Randy S.N. Rusdy, Eka S. Nugraha, yang dibimbing langsung oleh Dr. dr. Martina W. Nasrun, SpKJ(K), dr. Elisna Syahruddin, SpP(K), PhD, dan dr. Indah S. Widyahening, MSc, CM-FM.

Medical Students’ International Conference merupakan sebuah kegiatan konferensi akademik kedokteran tahunan terbesar di India hasil kerjasama antara Vardhman Mahavir Medical College & Safdarjung Hospital, New Delhi dan Indian Medical Students’ Association (IMSA). Pada 2013 ini, Medsicon telag memasuki tahun ketiga.@rls